Nmaun tidak diketahui apa yang menjadi penyebab kejiwaan S terganggu. Memed mengatakan, saat kejadian S sempat dibawa ke RSUD Cianjur. Namun pihak Rumah sakit malah merujuk korban ke Bandung.
Alasannya, mereka tidak memiliki ruangan untuk menjalani pengobatan. Aksi nekat yang dilakukan S memang mengundang keprihatinan tersendiri. (yud/radar cianjur)