INDRAMAYU-Langkah inovatif dan kreatif terus dilakukan oleh semua pihak yang ada di Kecamatan Kedokanbunder. Kali ini, Pemdes Cangkingan memberikan susu dan roti dan juga hadiah lainnya kepada warga masyarakat yang melakukan vaksinasi untuk mencegah Covid-19.
Seperti diketahui, Kecamatan Kedokanbunder secara perlahan dan pasti terus memasifkan pelaksanaan vaksinasi pencegahan Covid-19 bagi warga di tujuh desa.
Desa Cangkingan punya kiat khusus agar masyarakat mau dilakukan vaksinasi. Di bawah kepemimimpinan Kuwu Didi Wahyudi, Desa Cangkingan menyediakan susu dan roti kepada 100 orang pertama yang datang untuk melakukan vaksinasi. Sementara bagi yang lainnya disediakan doorprize berupa alat-alat rumah tangga.
Didi Wahyudi menjelaskan, vaksinasi di desanya terus dilakukan sejak tanggal 18-21 Oktober 2021 yang dipusatkan di kantor desa. Pada pelaksanaan tanggal 18 Oktober 2021 sebanyak 789 orang berhasil dilakukan vaksinasi.
“Alhamdulillah respon masyarakat untuk ikut vaksin sangat tinggi. Meskipun hujan mereka terus berdatangan ke kantor desa untuk vaksin sebagai ikhtiar bisa sehat,” kata Kuwu Yudi panggilan akrabnya di sela-sela monitoring vaksinasi.
Sementara itu, Camat Kedokanbunder Andri M. Shaleh mengatakan, pihaknya terus mengajak terhadap seluruh desa di Kecamatan Kedokanbunder agar bisa terus berinovasi dan kreatif dalam memberikan layanan publik salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi yang dikombinasikan dengan entartaiment atau kegiatan lainnya.
“Ini kreatif sekali, Pemdes Cangkingan menyediakan susu dan roti maupun doorprize kepada warga yang divaksin,” tegas Andri.
Ditemui seusai divaksin, Ibu Ristinih warga Desa Cangkingan mengatakan, dirinya awalnya takut untuk divaksin karena sempat terpengaruh oleh berita-berita yang beredar.
Namun dirinya memberanikan diri karena banyak warga lainnya yang telah divaksin dan tidak menunjukan gejala apa-apa.
Dirinya semakin senang, karena sudah datang pagi-pagi dan ternyata mendapatkan susu dan roti secara gratis oleh petugas.
“Saya awalnya takut divaksin. Tapi sekarang saya berani dan tidak apa-apa. Eh, saya juga dapat roti dan susu,” kata Ibu Ristinih dengan gembira. (oet)