Santuni Anak Yatim hingga Pagelaran Wayang Kulit

Rabu 03-11-2021,09:50 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

Pemdes Lajan Kecamatan Lohbener terus menghormati leluhur atau pendiri desa. Salah satunya dengan menggelar tradisi Unjungan. Beragam acara digelar pemerintah desa demi melestarikan tradisi dan menghormati leluhurnya itu. Apa saja acaranya?

ANANG SYAHRONI, Lohbener

SEBANYAK  21 anak yatim piatu yang berasal dari setiap RT tampak semringah, kemarin. Mereka mendapat santunan dari pemerintah desa. Santunan bagi anak yatim merupakan salah satu kegiatan tradisi Unjungan Buyut Kati.

Tradisi Unjungan ini merupakan tradisi yang sudah lama turun temurun dilaksanakan masyarakat Lanjan. Namun, selama pandemi acara adat Unjungan serupa dilaksanakan secara sederhana. Hanya melaksanakan doa dan tahlil bersama di area Makam Buyut Kati.

Kuwu Lanjan Iwan Toniwan AmdKep mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak yatim.

Dikatakannya, upacara adat ritual Unjungan Buyut Kati selain mengenang petuah Desa Lanjan, juga berziarah ke makam orang tua atau keluarga yang sudah meninggal dunia. Selain diisi pagelaran wayang kulit, dalam acara adat tersebut juga dihibur sandiwara kesenian masyarakat Indramayu.

“Unjungan ini bisa disebut ziarah warga yang dilakukan secara masal. Namanya juga Unjungan yaitu mengunjungi atau berziarah ke makam orang tua atau keluarganya yang sudah meninggal,” ujarnya.

Menurut Iwan, ziarah ke makam leluhur juga sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan. “Ziarah masal ini dinamakan Unjungan Buyut Kati, kegiatan ini sekaligus melestarikan tradisi masyarakat desa secara turun temurun, dan mengenalkan tradisi ini kepada generasi muda, supaya mengetahui sosok leluhur asal desanya,” tuturnya.

Dikatakan Iwan, dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) karena saat ini masih dalam kondisi pandemi. “Pelaksanaan digelar sederhana dan tetap memperhatikan prokes,” katanya.

Iwan berharap, Unjungan Buyut Kati yang diisi dengan santunan anak yatim terus digelar dan donaturnya terus bertambah. Dalam kesempatan itu, Iwan juga mengajak warganya untuk tetap menerapkan prokes dan mengikuti vaksin. “Saya berharap kepada masyarakat yang belum divaksin agar sesegera mungkin vaksin, ini anjuran pemerintah karena vaksin halal dan aman,” tukasnya. (*)

Tags :
Kategori :

Terkait