Diguyur Hujan Sejak Pagi, Ruas Jalan Protokol di Kota Indramayu Terkepung Banjir

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Ruas Jalan Protokol di Kota Indramayu Terkepung Banjir

DIKEPUNG: Salah satu ruas jalan di Kota Indramayu yang kebanjiran setelah sejak pagi diguyur hujan, Selasa (27/1/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Sejumlah ruas jalan protokol di Kabupaten Indramayu tampak terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (27/1/2026) pagi.

Genangan air setinggi kira-kira 10 cm - 30 cm terlihat di beberapa ruas jalan yang berada di pusat kota Kabupaten Indramayu, di antaranya, Jalan DI Panjaitan, Jalan Tridaya Barat, Jalan Letjen S Parman.

Sejumlah pengendara pun tampak nekat menerobos Jalan DI Panjaitan, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, yang terendam banjir setinggi kira-kira 30 cm. Namun, tidak sedikit juga pengguna jalan yang memutar balik kendaraannya, karena mereka khawatir mogok, karena tidak mampu melewati ruas jalan tersebut.

"Khawatir sepeda mogok kalau dipaksakan lewat, karena banjirnya cukup tinggi, sehingga lebih baik memutar balik, dan mencari jalan alterntitlainnya," kata salah satu pengguna jalan Abdul Rahman (31).

BACA JUGA:Miris Puluhan Pelajar Terjaring Razia di Bawah Jembatan Cimanuk Indramayu

Pemandangan serupa juga terlihat di ruas jalan lainnya yang juga terendam banjir, bahkan sejak pagi hingga siang hari arus kendaraan di Jalan Tridaya Barat, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, terpantau relatif sepi. Padahal, sebelumnya apabila tidak kebanjiran, biasanya kondisi ini ramai dilalui kendaraan jalan menuju kawasan Sport Center Indramayu ramai.

Hingga kini, hujan deras tampak masih mengguyur hampir seluruh wilayah Kecamatan/Kabupaten Indramayu, dan belum menunjukkan tanda-tanda reda.

Terpisah Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Sutrisno, mengatakan, banjir yang terjadi di pusat kota, khususnya yang merendam sejumlah ruas jalan prorokol hanya bersifat sementara.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu untuk menyedot air yang menggenangi ruas jalan tersebut.

BACA JUGA:Bulog Cabang Indramayu Siap Serap GKP Rp 6.500/Kg

"DPKPP punya dua mesin penyedot, dan disiapkan untuk menyedot air yang merendam jalan protokol, sehingga diperkirakan dalam durasi satu - dua jam airnya bisa langsung surut," ujarnya. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: