UPDATE! Kasus Satu Keluarga Tewas di Paoman Indramayu, Polisi Sudah Periksa 11 Saksi
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno. Kasus satu keluarga tewas di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, kini polisi tengah mengembangkan penyidikan.-Foto: Dokumen-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID - Porles Indramayu merilis perkembangan kasus satu keluarga tewas di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kamis, 4, September 2025.
Kepala Seksi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno mengatakan, tim penyidik telah meningkatkan status perkara menjadi penyidikan.
"Tim penyidik meyakini menemukan peristiwa pidana pada kasus tersebut," kata AKP Tarno, kepada radarindramayu.id, Kamis, 4, September 2025.
Menurut dia, penyidik terus bekerja untuk mengungkap kasus ini. Dari saksi awal yang diminati keterangan yakni 5 orang dan saat ini sudah berkembang menjadi 11 orang.
"Kemungkinan akan terus bertambah seiring kebutuhan penyidikan," katanya.
Terkait saksi yang diperiksa, AKP Tarno menyatakan, belum bisa diungkapkan kepada publik untuk kepentingan penyidikan.
"Yang jelas mereka dari pihak keluarga ada, tetangga dan yang lainnya yang mengetahui kejadian ini," tuturnya.
Pihaknya juga belum bersedia untuk bicara lebih lanjut mengenai temuan mobil korban di Desa Babadan, Kecamatan Sindang.
BACA JUGA:Pertamina Drilling Serahkan Bantuan Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Indramayu
Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu dibuat geger dengan satu keluarga yang tewas di Kelurahan Paoman.
Mereka dikuburkan dalam satu liang di halaman rumah H Sahroni dan ditemukan pada Senin, 1, September 2025.
Selain Sahroni, ditemukan juga jenazah Budi (43), Euis (37), Ratu (7), dan seorang bayi.
Pasca kejadian tersebut, ditemukan sebuah mobil Toyota Corolla yang diduga kuat milik H Sahroni.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

