Mengukur Peluang Persib Bandung Lolos Fase Gugur ACL Two 2025 Bersaing di Grup G dengan Tim Asia Tenggara

Mengukur Peluang Persib Bandung Lolos Fase Gugur ACL Two 2025 Bersaing di Grup G dengan Tim Asia Tenggara

Mengukur Peluang Persib Bandung Lolos Fase Gugur ACL Two 2025 saat Bersaing di Grup G dengan Tim Asia Tenggara-- instagram @persib-

RADARINDRAMAYU.ID - Persib Bandung kembali menapaki panggung Asia lewat ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Klub kebanggaan Bobotoh ini masuk ke Grup G bersama tiga tim kuat asal Asia Tenggara, yakni Lion City Sailors dari Singapura, Bangkok United dari Thailand, serta Selangor FC asal Malaysia.

Format ACL Two 2025/26 menghadirkan 32 tim yang dibagi ke delapan grup, A-D untuk Zona Barat dan E-H untuk Zona Timur.

Setiap grup diisi empat tim dengan sistem kandang-tandang, dan hanya juara serta runner-up yang melaju ke babak gugur.

BACA JUGA:Super League 2025/2026: Saat Uang Malut United Lawan Tradisi Persib

Meski ditempatkan di pot 4, peluang Maung Bandung untuk bersaing tidak bisa diremehkan. Dukungan penuh suporter dan performa solid di babak play-off menjadi modal penting mereka.

Pertandingan perdana akan digelar di Stadion GBLA, saat Persib menjamu Lion City Sailors. Laga ini dipandang krusial untuk membuka jalan dan meraih tiga poin pertama.

Mental bertanding dan dukungan publik Bandung bisa jadi senjata utama dalam menghadapi The Sailors klub yang musim 2024/2025 lalu menembus final ACL Two sebelum kalah dari Al Sharjah.

Tantangan berikutnya menanti di Thailand. Bangkok United, runner up Thai League, dikenal sebagai lawan tangguh.

BACA JUGA:Bukan Main! Pemain Manchester City, Tijjani Reijnders Puji Suporter Timnas Indonesia

Mereka diperkuat sederet pemain berkelas, termasuk bek kiri timnas Indonesia, Pratama Arhan.

Rekam jejak Persib melawan klub Thailand memang kurang meyakinkan, karena pada musim lalu gagal menang dalam dua pertemuan dengan Port FC.

Situasi ini membuat laga melawan Bangkok United bakal menjadi ujian terberat Maung Bandung di fase grup.

Selanjutnya, duel kontra Selangor FC juga tidak bisa dipandang ringan. Klub asal Malaysia tersebut kerap menjadi lawan tradisional tim Indonesia di kompetisi Asia Tenggara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait