FIFA Buka Suara Soal Peluang Ian Maatsen Bela Timnas Indonesia: Masih Ada Peluang, Tetapi...

FIFA buka suara soal peluang Ian Maatsen bela timnas Indonesia-reuters-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID - Meski terlahir di Vlaardingen, Belanda, Ian Maatsen masih menyimpan ikatan historis dengan Indonesia melalui garis keturunannya.
Data dari Transfermarkt mengonfirmasi hal ini, membuka pintu harapan bagi para pendukung Timnas Garuda yang sejak lama memimpikan pemain berharga 28 juta euro (Rp499,8 miliar) itu memperkuat skuad Merah-Putih.
Impian itu sempat terasa dekat, terutama ketika nama Maatsen absen dari beberapa panggilan tim senior Belanda.
Namun, segalanya berubah dramatis pada 24 Maret 2025. Di bawah sorotan lampu Stadion La Cartuja, Sevilla, Ian Maatsen akhirnya mengukir sejarah dengan debut gemilangnya untuk Timnas Belanda melawan Spanyol di perempat final UEFA Nations League.
BACA JUGA:5 Aplikasi Saldo Dana Gratis Ini Wajib Kamu Unduh Jika Mau THR Sebelum Lebaran!
Ronald Koeman memberinya kepercayaan sebagai starter, dan pemain 23 tahun itu membalasnya dengan performa memukau.
Tidak hanya solid di pertahanan, ia bahkan mencetak gol spektakuler di menit ke-79, menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan matang dari Xavi Simons.
Sayangnya, gol heroiknya tak cukup membawa Belanda lolos Spanyol menang 5-4 lewat adu penalti setelah bermain imbang 3-3 di waktu normal dan perpanjangan waktu.
Debut Maatsen untuk Belanda di turnamen resmi UEFA Nations League langsung memantik pertanyaan besar: Apakah masih ada peluang baginya untuk membela Indonesia?
BACA JUGA:Segenap Pemuda Sukagumiwang Berbagi Takjil di Bulan Ramadan, Tingkatkan Kebersamaan Sosial
FIFA buka suara soal peluang Ian Maatsen bela timnas Indonesia:
Menurut regulasi FIFA Pasal 9 tentang perubahan asosiasi, situasi Maatsen sudah sangat sulit. Ada beberapa syarat mutlak yang harus dipenuhi:
Usia di bawah 21 tahun saat terakhir bermain untuk timnas sebelumnya – Maatsen sudah 23 tahun saat debut.
Tidak tampil di turnamen resmi konfederasi (seperti UEFA Nations League) – Sayangnya, ia sudah melakukannya.
Maksimal tiga caps di timnas senior – Ini menjadi satu-satunya celah tersisa.
BACA JUGA:Pengajuan KUR Ditolak? Cek 3 Kesalahan Umum yang Bikin Bank Tidak Meloloskan Pinjaman
Artinya, jika dalam waktu dekat Maatsen tidak lagi dipanggil Belanda dan total caps-nya tidak melebihi tiga, secara teknis ia masih bisa mengajukan perubahan federasi setelah tiga tahun sejak debutnya asalkan ia juga secara resmi menolak panggilan timnas Belanda selama periode itu.
Meski peluangnya tipis, FIFA belum sepenuhnya menutup pintu. Namun, realitanya, dengan performa gemilangnya melawan Spanyol, peluang Maatsen dipanggil lagi oleh Belanda sangat besar.
Jika ia tampil dalam dua laga lagi, maka harapan Timnas Indonesia punah selamanya.
Bagi PSSI, ini adalah pelajaran pahit. Mereka seharusnya bergerak lebih cepat ketika Maatsen belum debut untuk Belanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: