Polisi Amankan Belasan Anak Terlibat Perang Sarung

Polisi Amankan Belasan Anak Terlibat Perang Sarung

DIBINA – Belasan bocah bau kencur diamankan petugas Polsek Terisi saat hendak perang sarung, Senin malam (27/3).-KHOLIL IBRAHIM-RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID  – Petugas Kepolisian Resor Indramayu Sektor Terisi berhasil mengamankan belasan anak yang hendak perang sarung di Desa Jatimulya.

Mereka yang diamankan masih berusia dibawah umur. Rata-rata berusia 10 sampai dengan 14 tahun.

Para bocah bau kencur itupun lantas digelandang ke Mako Polsek Terisi. Namun akhirnya mereka dipulangkan setelah mendapat pembinaan dan dijemput oleh orang tuanya masing-masing.

“Sudah dipulangkan semua. Tapi sebelum diserahkan kepada orang tuanya, kami memberikan pembinaan. Ini sebagai efek jera,” Kapolres Indramayu AKBP Dr M Fahri Siregar melalui Kapolsek Terisi AKP Hendro Ruhanda SH kepada Radar, Rabu (29/3).

 BACA JUGA:Soal Kasus Korupsi BPR KR Indramayu, Nasabah Dukung Langkah Bupati yang Sangat Tegas Kepada Debitur Nakal

BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi BPR KR, Ternyata Libatkan Oknum Pejabat OJK dan ASN dan Siapakah Mereka?

Termasuk kepada orang tua mereka. Pihaknya meminta supaya memberikan pengawasan ketat. Karena aksi mereka dapat menimbulkan korban jiwa serta mengganggu ketertiban umum.

“Kami juga melakukan pemanggilan terhadap orang tua anak-anak dan aparat pemerintah desa tempat mereka tinggal,” jelas Kapolsek AKP Hendro Ruhanda didampingi Kasubsi PIDM Humas Polres Indramayu, Ipda Tasim.

AKP Hendro Ruhanda mengungkapkan, belasan anak itu berasal dari dua desa bertetangga yakni Desa Rajasinga dan Desa Jatimunggul.

Senin malam (27/3) mereka janjian melakukan perang sarung di Desa Jatimulya Blok Bojong selepas salat Tarawih sekitar pukul 21.00.

 BACA JUGA:Adanya Layanan Pengaduan BPR KR Indramayu, Nasabah Berharap agar Uang Bisa Cair

BACA JUGA: Kejati Kantongi Sejumlah Nama Tersangka Kasus BPR KR Indramayu, Siapa yang Akan Menyusul?

Beruntung, sebelum perang sarung terjadi petugas kepolisian sudah mengetahui rencana itu dan langsung mengamankan para anak tersebut. Polisi juga mengamankan sarung terlilit yang mereka bawa sebagai barang bukti.

Mencegah kejadian serupa berulang, petugas Polsek Terisi terus menggiatkan patroli.

"Kami akan menambah jadwal patroli pada jam-jam rawan seperti setelah taraweh dan saat sahur guna menekan angka penyakit masyarakat terutama aksi perang sarung yang kerap dilakukan remaja pada bulan puasa," katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk segera melapor jika melihat gelagat mencurigakan. Mulai dari kegiatan remaja dan orang yang mencurigakan agar segera dilakukan tindakan antisipasi. Sehingga angka kriminalitas selama puasa dapat ditekan. (kho)

BACA JUGA:Bentuk Satgas PDBPA BPR KR, Bupati: Uang Itu Milik Rakyat Indramayu

BACA JUGA:Somasi Kedua Tak Digubris, Kuasa Hukum BPR KR Ancam Lelang Agunan Debitur Nakal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: