Jadwal Try Out Terganggu, Berlatih dengan Terapkan Prokes

Jadwal Try Out Terganggu, Berlatih dengan Terapkan Prokes

Atlet sepak takraw Kabupaten Indramayu terus berbenah. Dalam waktu dekat, mereka akan menghadapi babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2021. Kendati penyebaran Covid-19 di Jabar cukup tinggi, atlet takraw Indramayu tetap semangat berlatih.  

ANANG SYAHRONI, Indramayu

PARA atlet tampak semangat mengikuti instruksi sang pelatih Ade Badruzzaman, saat berlatih di GOR Tukdana, Minggu (27/6). Walaupun pandemi Covid-19 sedang meningkat, para atlet tetap semangat berlatih sesuai jadwal yang sudah diagendakan.

Hanya saja, sejumlah rencana try out terganggu karena pandemi ini. Semangat para atlet yang terus berlatih, tidak lain untuk memberikan yang terbaik di babak kualifikasi Porpov Jawa Barat (Jabar) yang akan digelar bulan Agustus mendatang.

“Latihan masih jalan rutin, tapi tetap karena Covid-19 ada aturan penerapan prokesnya. Banyak juga yang ada di luar Indramayu jadi latihan masih dilaksanakan masing-masing, belum tersentralisasi, karena anggaran dan jadwal pun belum pasti,” ujar Pelatih Takraw Kabupaten Indramayu Ade Badruzzaman kepada wartawan koran ini.

Dijelaskan Ade, belum tersentralnya latihan karena ada atlet Indramayu yang mutasi sehingga masih di lokasi masing-masing. Selain itu, ada tiga atlet putri yang memperkuat Takraw di Pekan Olahraga Nasional (PON) sehingga berlatih di Bandung. “Ada atlet putra juga yang berlatih di Bandung tapi tidak ada yang masuk tim PON,” jelasnya.

Diungkapkan Ade, di ajang Porprov Jabar, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Indramayu akan mengirimkan 24 atlet terdiri dari 12 atlet putra, dan 12 atlet putrid dengan empat nomor yang dipertandingkan yakni tim, regu, quadrant, dan double.

Ditegaskan Ade, pihaknya sangat menekankan kepada atlet untuk tetap menjaga kebersihan, stamina dan menyesuaikan diri dengan menerapkan protokol kesehatan saat berlatih. Menurutnya, sejak pandemi Covid-19 semua kegiatan olahraga terganggu, imbasnya sangat dirasakan para atlet dalam berlatih.

“Pasti banyal efeknya, apalagi secara fisik olahraga ini gak bisa jaga jarak ketika bermain. Sehingga, saya mengingatkan agar atlet menjaga stamina dan pola hidup yang sehat dan bersih,” tandas Ade sambil mengatakan jika atletnya siapa untuk mengikuti BK porprov. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: