KOPRI PMII dan Diskominfo Perkuat Literasi

KOPRI PMII dan Diskominfo Perkuat Literasi

KOPRI PMII Cabang Indramayu bersama Diskominfo Kabupaten Indramayu menggelar diskusi publik “Kartini Masa Kini”, belum lama ini. -Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID - Korps PMII Putri (KOPRI) di bawah naungan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Indramayu menggelar kegiatan semarak hari lahir (harlah). Acara tersebut sekaligus diskusi publik bertajuk “Kartini Masa Kini”, belum lama ini.

Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi atas peran dan perjuangan perempuan di era digital, serta terselenggara melalui kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu.

Mengusung tema “Merekonstruksi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital”, forum ini menghadirkan diskusi kritis terkait pentingnya perlindungan perempuan dan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Sejumlah narasumber turut hadir. Di antaranya penelaah teknis kebijakan Bambang Purnomo SDs dan akademisi hukum Mamay Muthmainnah. Diskusi dipandu moderator Nafatilah Basa’ dan diikuti secara aktif oleh kader KOPRI serta peserta umum.

BACA JUGA:Waspada Fenomena El Nino, Bisa Memicu Kekeringan dan Penurunan Hujan

Ketua PC KOPRI Indramayu, Roudhotul Maula menegaskan, semangat Kartini harus terus diwujudkan dalam aksi nyata, khususnya dalam menjawab tantangan di ruang digital.

“Perempuan saat ini tidak hanya dituntut berdaya, tetapi juga mampu memahami serta mengawal kebijakan, terutama yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak di era digital,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya bagi perempuan dan anak. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang aman dan ramah.

“Ruang digital kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga etika, keamanan, serta perlindungan bagi kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak,” katanya.

BACA JUGA:Pastikan Asupan Gizi Jemaah Haji Terpenuhi Selama di Asrama

Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat literasi digital sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya ruang digital yang inklusif. Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan gagasan serta komitmen bersama dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak.

Kegiatan ini juga menegaskan peran KOPRI PMII sebagai garda terdepan dalam mengangkat isu-isu perempuan yang relevan dengan perkembangan zaman. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: