Pemkab Indramayu Data Penyapu Koin di Jembatan Sewo

Pemkab Indramayu Data Penyapu Koin di Jembatan Sewo

TELAH DIDATA: Para penyapu koin Jembatan Sewo mereka sudah didata Pemkab Indramayu.-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mulai mendata warga penyapu koin di Jembatan Sewo. Langkah cepat ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi guna menertibkan jalur tersebut demi kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026.

Para penyapu koin ini diusulkan akan mendapat kompensasi dari pemerintah, dengan syarat mereka harus menghentikan aktivitas berbahaya tersebut selama momen mudik berlangsung.

Camat Sukra, Sigit Widiyanto menyatakan, bahwa Bupati Indramayu Lucky Hakim telah memerintahkan jajarannya untuk segera turun ke lapangan untuk melakukan pendataan kepada para penyapu koin yang biasa melakukan aktivitas di Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra. Hal itu merupakan tindak lanjut dari intruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kepada Pemkab Indramayu.

“Sekitar 200 warga penyapu koin telah berhasil didata. Meskipun itu masih bercampur dengan warga dari Kabupaten Subang, karena letaknya di Perbatasan Indramayu dan Subang,“ kata Sigit. Selasa (17/3/2026).

BACA JUGA:H-4, Disnaker Terima Sebelas Aduan Terkait THR

Sigit mengungkapkan pendataan dilakukan berdasarkan arahan Bupati Indramayu Lucky Hakim agar seluruh warga di lokasi agar didata terlebih dahulu. Saat ini hasil pendataan telah diserahkan kepada Bupati Indramayu, Pemerintah Kecamatan masih menunggu intruksi lanjutan dari Bupati Indramayu terkait teknisnya nanti kompensasi.

Dalam proses pendataan, Pemkab Indramayu tidak bergerak sendiri, melainkan turut melibatkan koordinator dari para penyapu koin. Pendekatan persuasif ini disambut positif. Para koordinator bahkan berkomitmen untuk membantu menertibkan warga yang masih membandel turun ke jalan setelah kompensasi diberikan.

Sementara itu, guna menyelesaikan persoalan warga perbatasan, Sigit berencana untuk menjalin koordinasi dengan Camat Pusakanagara, Kabupaten Subang. Di tingkat pimpinan, kemungkinan besar Bupati Indramayu juga akan menjalin komunikasi yang sama dengan Bupati Subang.

“Pada intinya kami ingin menjalin kolaborasi dan menunjukkan bahwa pemerintah di dua daerah Jembatan Sewo ini bekerja sama mengatasi masalah penyapu koin yang selalu menjadi sorotan setiap momen mudik Lebaran,” jelas Sigit.

BACA JUGA:Demokrat Indramayu Dorong Literasi Keuangan Kader dan Masyarakat

Fenomena penyapu koin Jembatan Sewo ini sebelumnya juga dikomentari oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan ke Cirebon pada Sabtu (14/3/2026).

Ia menyebut, fenomena itu sudah terjadi selama puluhan tahun. Petugas kepolisian sendiri tentu tidak diam, mereka berulang kali melakukan penertiban, tapi keberadaan mereka selalu kembali muncul. Selain membahayakan diri pelakunya, aktivitas ini juga membahayakan pemudik yang melintas, serta menghambat laju kendaraan.

“Sehingga saya coba pikirkan alternatif, dikasih kompensasi selama musim mudik ini agar mereka tidak melakukan aktivitasnya, minimal itu dulu,” kata Dedi. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: