Banting Stir dari Kurir dan Reporter, Kini Juwanda Sukses Besarkan JNE
Juwanda adalah seorang lelaki pekerja keras dan ulet. Jangan heran kalau ia mampu meraih sukses. Pria berusia 45 tahun ini dulu hanya seorang reporter radio swasta di Indramayu dan kurir jasa pengiriman.
UTOYO PRIE ACHDI, Indramayu
PENULIS mengenalnya saat sama-sama meliput kegiatan di lapangan. Sering meliput berbagai peristiwa maupun kegiatan. Bertahun-tahun tidak pernah ketemu.
Penulis terkejut, ketika ia tiba-tiba sudah membuka biro jasa pengiriman PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, atau lebih dikenal dengan JNE. Sebuah biro jasa pengiriman barang terbesar di Indonesia.
Ditemui di Kantor Agen JNE Sindang, Indramayu, Rabu (30/12), Juwanda mengatakan, kalau JNE di Indramayu memang mengalami perkembangan pesat. Bahkan, saat ini sudah ada Agen JNE di Indramayu yang dipegang oleh orang dari Jakarta.
Sementara, ia sendiri saat ini memegang agen JNE Sindang, dan beberapa agen di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Indramayu. Seperti di Kecamatan Patrol, Losarang, Kandanghaur.
Juwanda mengungkapkan, ia merintis JNE di Indramayu melalui perjuangan yang tidak ringan dan jatuh bangun. Sekitar tahun 2000 an, di sela-sela aktivitasnya sebagai reporter radio, ia bekerja sebagai kurir pengantar jasa kiriman dari Cirebon ke Indramayu. Tujuannya tentu saja mencari tambahan penghasilan.
Saat itu memang di Indramayu belum ada perwakilan jasa pengiriman barang, kecuali Kantor Pos. Peluang ini pun ia tangkap. Meski kerjanya tidak ringan. Sangat berat.
Setiap hari ia mengantarkan barang dari berbagai kantor jasa pengiriman. Kepanasan dan kehujanan sudah menjadi makanan sehari-hari.
Bayangkan, jarak Cirebon-Indramayu adalah 55 kilometer. Ia jalani dengan senang hati. Setiap hari ia keluar masuk kampung menembus jalanan rusak. Bahkan sempat mengalami tabrakan atau kecelakaan.
“Saya dulu sempat menabrak orang hingga meninggal, karena buru-buru saat mengantar barang,” ungkapnya.
Sekitar tahun 2001, Juwanda mendapat tantangan untuk bergabung dengan hadirnya jasa pengiriman JNE. Pengalamannya sebagi kurier dan semangatnya yang tinggi, membuatnya berani merintis membuka perwakilan JNE di Indramayu.
Dengan penuh optimisme dan keyakinan, ia mulai membuka perwakilan JNE di sebuah tempat di gang kecil di Jalan Kapten Arya Indramayu.
Tempatnya memang bukan di jalan utama. Tidak banyak yang tahu. Namun lambat laun jumlah pelanggannya kian meningkat. Dan Juwanda pun tidak lagi menjadi kurier. Tapi sudah mulai mengatur kurier.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

