Jalan Arjasari Mirip Kubangan
Salah seorang warga, Leman menuturkan, Pemerintah Desa Arjasari sepenuhnya tidak bisa disalahkan. Pasalnya, perbaikan jalan kabupaten yang rusak bukan tanggung jawab mereka.
“Sebagian besar masyarakat sebenarnya sudah tahu jalan yang rusak ini kewenanganya kabupaten. Tapi karena lagi pada kesal, kuwu yang jadi sasaran. Untungnya kuwu kami orangnya sabar,” ujarnya.
Masyaraat Arjasari mengaku iri dengan kecamatan tetangga, Bongas. Disana, jalan-jalan kabupaten di pelosok desa sudah mulus dicor beton. Sampai jalan yang melintasi area pemakaman umum.
Kondisi ini berbeda dengan akses jalan satu-satunya di Desa Arjasari. “Desa kami seperti dianak tirikan. Cuma punya satu jalan poros, tapi tak pernah diperhatikan pemerintah,” keluhnya.
Dia membenarkan, kerusakan Jalan Arjasari ramai-ramai menjadi sorotan warganet lewat media sosial. Bukan tanpa sebab, saat ini kerusakan Jalan Arjasari semakin memprihatinkan pasca musim panen dan datangnya musim penghujan.
Harapannya, agar pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut agar dapat menunjang aktivitas masyarakat. (kho)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

