Petani 13 Kecamatan di Indramayu Bentuk Wadah FPTI
INDRAMAYU - Perwakilan Petani dari tiga belas kecamatan di Kabupaten Indramayu, membentuk wadah organisasi Front Pejuang Tani Indramayu (FPTI). Wadah tersebut dibentuk untuk perjuangan dan penegakan keadilan terhadap petani dan perjuangan atas hak tanah.
Pembentukan FPTI yang di hadiri puluhan petani, bertempat di Desa Rancajawat, Kecamatan Tukdana, Selasa (16/11). Terpilih sebagai Ketua Umum, Didi Pribadi.
Tiga belas kecamatan tersebut, yakni Juntinyuat,Bangodua, Tukdana, Kertasemaya, Sukagumiwang, Pasekan, Arahan, Cantigi, Kandanghaur, Balongan, Sliyeg, Cikedung, Lelea.
Dalam kesempatan itu, Didi Pribadi, mengtakan, didirikannya FPTI sebagai wadah kaum tani demi membangun gerakan Petani di Indramayu, gerakan petani yang berpijak pada demokrasi, terlibat langsung dalam ekonomi sosial dan budaya.
\" Ini wadah perjuangan kaum tani Indramayu untuk perjuangan penegakkan kedaulatan pangan dan perjuangan tanah. Gerakan yang berpijak pada demokrasi, terlibat langsung dalam ekonomi sosial,\" ujarnya.
Dalam pembentukan ini, sekaligus menentukan kepengurusan FPTI hingga anggota yang tersebar dari berbagai wilayah.
Masih kata Didi, wadah perjuangan petani dibentuk agar petani bisa mendapatkan keadilan dan kesejahteraan. Menurutnya, saat ini pertanian tidak menjadi tempat yang menarik bagi kaum muda. Dunia pertanian telah ditinggalkan oleh kaum muda tani demi mencari kerja ke kota. Padahal, lanjut Didi, dalam menjaga kedulatan dan menyediakan pangan tersebut dilakukan oleh petani.
\" Ini merupakan realita bagi sektor pertanian. Melihat kondisi seperti itu,
langkah besar yang harus kita lakukan adalah mengakhiri ketidak adilan dan menghapuskan kemiskinan serta menempatkan petani sebagai penyedia dan penjamin pangan bagi masyarakat, dan mengakui peran penting petani,\" ungkapnya.
FPTI juga bertekad akan berjuang tanpa kompromi melawan segala bentuk kekerasan di wilayah perdesaan. Membangun kegiatan-kegiatan yang penting bagi gerakan petani untuk memajukan sosial-politik dan melakukan pelatihan teknis dengan metode pengajaran yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat yang terorganisir.(kom)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

