Gelar Sidang Munaqosah, Orang Tua Hadir Menyaksikan
Sekolah Dasar Unggulan Muhammadiyah (SDUM) Patrol menggelar Sidang Munaqosah. Menguji kemampuan dan kualitas hafalan Alquran siswa khususnya juz 30 dan juz 29. Sebagai tolok ukur keberhasilan dalam pembelajaran Alquran di Sekolah Tahfizul Quran tersebut.
KHOLIL IBRAHIM, Patrol
SIDANG Munaqosah berlangsung selama tiga hari. Sejak Senin hingga Rabu (28-30/3). Dari pukul 08.00 sampai jam 5 sore.
Lamanya waktu pelaksanaan, selain masih dalam situasi pandemi Covid-19. Juga karena jumlah pesertanya membeludak.
Pada tahun pelajaran 2021-2022 ini diikuti sebanyak 156 peserta didik kelas 1 sampai kelas 6. Tahun-tahun sebelumnya hanya 60 sampai 70-an peserta.
Dalam ujian tahfiz yang rutin diadakan setiap tahun ini, setiap siswa di uji satu-persatu oleh 3 orang penguji. Yakni Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Patrol KH Hasan Bisri Ridlo, Ketua MUI Patrol Ustadz Abu Bakar dan kepala SDUM Patrol Indra Mahendra ST.
Setiap orang tua atau wali siswa juga diupayakan wajib hadir. Menyaksikan anaknya khusyuk mengikuti ujian tahfiz. Agar mereka bisa melihat langsung sejauh mana perkembangan anak dalam hal mengaji atau hafalan Alquran.
Peserta yang dinyatakan lulus Sidang Munaqosah berhak mendapatkan sertifikat, medali dan selempang hafiz quran.
“Tahfizul quran ini menjadi salah satu program unggulan di SDUM Patrol. Melalui Sidang Munaqosah ini akan terlihat seberapa jauh kemampuan peserta didik dalam menghafal Alquran. Selain itu sebagai sarana memetakan potensi siswa sekaligus mengembangkan dan mengoreksi program tahfiz yang ada di sekolah,” terang Kepala SDUM Patrol, Indra Mahendra ST, Selasa (29/3).
Tahfiz quran menjadi salah satu program unggulan di SDUM Patrol sejak mulai operasional ditahun pelajaran 2016/2017 lalu. Mendapatkan respons yang sangat bagus dari orang tua siswa itu sendiri.
SDUM Patrol sendiri menyiapkan sebanyak 12 guru pembimbing tahfiz. Lulusan dari sejumlah perguruan tinggi. Diantaranya Univeritas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, UIN Bandung, Unwir Indramayu sampai Lirboyo.
Semula program tahfiz quran ini hanya difokuskan untuk hafalan pada surat-surat pendek pada juz 30. Kemudian ditambah dengan juz 29 dan juz 28. “Target kami, selama bersekolah dan mengikuti program unggulan ini siswa dapat menghafal 3 juz Alquran. Yaitu juz 30, 29 dan 28,” ungkapnya.
Indra Mahendra yang juga menjabat sebagai ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Indramayu inipun berharap peserta didiknya kelak akan menjadi generasi yang kokoh menyampaikan syiar Islam yang berkemajuan. Ia merasa optimis bahwa siswa-siswi SDUM Patrol akan menjadi manusia yang senantiasa dekat dengan Alquran. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

