Stok Aman, Harga Migor Naik
INDRAMAYU-Menjelang H-4 Ramadan, stok atau ketersedian minyak goreng (migor) curah di Kabupaten Indramayu aman.Namun, harganya mengalami kenaikan cukup tinggi.
Hal itu berdasarkan pemantauan dari jajaran anggota Polsek Jatibarang di Pasar Induk Jatibarang, Rabu (30/3).
Kapolsek Jatibarang Kompol Ujang Rohiman didampingi Panit Reskrim Polsek Jatibarang Ipda Nanang Dasuki mengatakan, pengecekan serta pemantauan ketersedian dan harga minyak goreng (migor) rutin dilaksanakan oleh jajarannya.
Hal itu, kata Ujang, dilakukan menjelang Ramadan untuk memastikan kebutuhan pokok khususnya minyak goreng tetap tersedia.
“Di Pasar Induk Jatibarang bisa dikatakan aman ya. Dari beberapa kios sembako yang kita datangai tersedia meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, ya ada pembatasan jumlah di setiap kiosnya,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang sembako, Agustina (45) mengatakan, minyak goreng di kiosnya mulai lagi tersedia, setelah sempat mengalami kekosongan.
Tapi, kata Agustina, dari segi harga mengalami kenaikan. “Untuk minyak goreng curah dibanderol dengan harga Rp19 ribu per kilogram,” ungkapnya.
Sedangkan untuk minyak goreng kemasan 1 liter, lanjutnya, dibanderol Rp25 ribu per liter, dan kemasan 2 liter dibanderol Rp50 ribu per liter.
“Stok yang kemasan 1 liter habis terjual, untuk kemasan 2 liter tinggal 5 pcs. Untuk minyak goreng curah per hari kita stok 15 kg, tapi curah kadang kosong, lebih pada stok kemasan,” tuturnya.
Sementara itu, pantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok lainnya masih cenderung stabil. Harga beras untuk kualitas rendah Rp8.000 per kilogram (kg).
Sedangkan beras kualitas sedang dibanderol Rp10 ribu/kg, dan beras kualitas bagus Rp11.500 ribu/kg. Untuk gula pasir masih stabil pada harga Rp14.500/kg, tepung terigu Rp 9.500/kg, sedangkan harga telur ayam Rp24 ribu/kg. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

