Ramadan, Gerai Vaksin Buka di Tempat Ibadah

Ramadan, Gerai Vaksin Buka di Tempat Ibadah

INDRAMAYU-Percepatan target vaksinasi Covid-19 terus dikejar jajaran Kepolisian Resor Indramayu. Melalui Gerai Vaksin Presisi, gencar melakukan vaksinasi di beberapa tempat.

Seperti dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Terisi. Di bulan Ramadan ini, langkah jemput bola kembali dilakukan dengan menggelar vaksinasi menyasar jamaah salat tarawih di Masjid Nurrohman Desa Plosokerep.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Terisi AKP Hendro Ruhanda SH menjelaskan, terobosan ini sengaja dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kepada warga khususnya di tempat-tempat ibadah.

Selain para jamaah, warga di sekitar lingkungan tempat ibadah yang belum mendapatkan vaksin juga disasar.

Semua usia mulai dari anak SD, remaja, masyarakat umum dan lansia kita sasar. Untuk vaksinasi dosis pertama, kedua dan booster. Ini sebagai upaya agar percepatan vaksinasi pada bulan puasa dapat tercapai.

“Jadi kami giatkan sistem jemput bola agar pelayanan lebih mudah. Karena khawatir masyarakat ada yang takut lemas jika vaksinasi saat puasa. Makanya kita laksanakan pada malam hari usai tarawih,” papar Kapolsek Hendro Ruhanda kepada Radar Indramayu, Senin (4/4).

Pihaknya mengimbau masyarakat segera vaksinasi baik dosis 1, 2 dan booster atau dosis 3. Apalagi dosis ketiga ini menjadi salah satu syarat untuk mudik lebaran.

Sementara itu, Atun, salah seorang jamaah masjid mengaku senang akhirnya bisa mendapatkan vaksin. Selama ini ia mengaku tidak mempunyai waktu luang untuk mendatangi sentra vaksin. “Gak ada waktu, sibuk ngurus anak. Suami lagi gak ada kerja di luar kota. Sekarang bisa mendapatkan vaksin jadi lebih tenang,” ucapnya.

Tokoh masyarakat setempat, Fachrudin juga mengaku senang dan mendukung pelaksanaan vaksinasi usai salat tawarih ini. Bisa memudahkan jamaah maupun warga sekitar masjid untuk mendapatkan vaksin.

Melalui kegiatan vaksinasi ini diharapkan dapat menjadikan warga dan jamaah masjid menjadi sehat dan mempunyai imunitas yang tinggi. Dengan demikian warga bisa dengan tenang melaksanakan ibadah seperti semula. (kho)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: