Dukung Program JKN, Bupati Indramayu Lucky Hakim Diganjar Penghargaan UHC Awards 2026

Rabu 28-01-2026,05:51 WIB
Reporter : Adun Sastra
Editor : Yuda Sanjaya

RADARINDRAMAYU.ID – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi membanggakan pada bidang pelayanan kesehatan.

BPJS Kesehatan memberikan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kepada Bupati Lucky Hakim, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr H Wawan Ridwan, atas keberhasilannya memberikan perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan UHC Awards tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards 2026 yang digelar pada acara JIEXPO Convention Centre and Theater, Jakarta, Selasa, 27, Januari 2026.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi yang diberikan BPJS Kesehatan kepada kepala daerah. Terutama yang peduli terhadap perlindungan kesehatan bagi masyarakatnya," jelas dr Wawan Ridwan kepada Radar Indramayu usai menemani Bupati Lucky menerima penghargaan di Jakarta.

BACA JUGA:KONI Siap Gelar Muskab, Yogi Kurniawan Calon Terkuat Ketua KONI

Dr Wawan menjelaskan, dalam penghargaan UHC Awards 2026, ada tiga kategori penghargaan bagi pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, yakni Utama, Madya, dan Pratama. Untuk Kabupaten Indramayu menerima penghargaan kategori Madya.

Mengapa BPJS memberikan penghargaan kepada Pemkab Indramayu? Tentunya ada beberapa alasan yang mendasar yaitu selama pemerintahan Bupati Lucky dan Wakil Bupati H Syaefudin, dinilai berhasil memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakatnya. 

Salah satu indikatornya adalah mengenai  cakupan kepesertaan JKN mencapai minimal 98 persen, tingkat keaktifan peserta di atas 85 persen, serta kepatuhan pemerintah daerah dalam pendaftaran dan pembayaran iuran PBPU Pemda .

Pemkab Indramayu mendaftarkan masyarakatnya sebagai peserta PBPU (peserta bukan penerima upah) dan BP (bukan pekerja) atau menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional sejak 2018, tetapi belum meraih UHC.

BACA JUGA:LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital

UHC Award pertama diterima pada bulan Juli 2024 meliputi kategori Pratama. UHC dilaksanakan sejak Oktober 2024 sampai Desember 2025.

Adapun dampak program JKN, lanjut dia, manfaat pelayanan kesehatan dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat indramayu.

Peran kepala daerah sangat penting karena berhubungan dengan kebijakan daerah yang diambil, khususnya pada bidang kesehatan agar sejalan dengan RPJMN.

Hal ini tidak terlepas dengan kepedulian seorang pemimpin yang peduli dengan perlindungan kesehatan bagi masyarakatnya.

BACA JUGA:Dukung Pemulihan Pascabencana, Relawan BRI Peduli Terjun Langsung “Bersih-bersih Sekolah” di Aceh Tamiang

Kategori :