INDRAMAYU,RADARINDRAMAYU.ID – Perum Bulog Kantor Cabang Indramayu memastikan kesiapan menyerap Gabah Kering Panen (GKP) petani dengan harga Rp6.500 per kilogram pada tahun 2026. Hal itu disampaikan saat giat koordinasi bersama KTNA Kabupaten Indramayu di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg. Senin (26/1/2026).
Pimpinan Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa koordinasi dilakukan pihaknya merupakan langkah awal untuk persiapan panen raya sekaligus sosialisasi kebijakan penyerapan gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) tahun 2026 di Kabupaten Indramayu.
“Di Kecamatan Sliyeg, Desa Tugu, estimasi luas tanam mencapai 4.259 hektare. Sesuai hasil rapat koordinasi terbatas, GKP yang diserap nantinya harus cukup usia panen,” ujarnya,
Secara nasional, lanjut Sri Bulog menargetkan penyerapan GKP sekitar 4 juta ton, sementara untuk Kabupaten Indramayu ditargetkan mencapai sekitar 179 ribu ton. Ia juga menegaskan Bulog akan menyerap gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
BACA JUGA:Indramayu Dikepung Banjir, Bupati Lucky Cek Tanggul Sungai Cimanuk
“Kebijakan ini bertujuan agar harga gabah tidak jatuh dan petani tetap memiliki pendapatan yang layak sehingga kesejahteraan mereka lebih terjamin,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua KTNA Kabupaten Indramayu, H Tatang, menyambut baik langkah Bulog tersebut yang siap membeli GKP dengan HPP yang telah ditetapkan pemerintah.. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap petani, khususnya dalam menjaga stabilitas harga gabah di daerah lumbung padi nasional seperti Indramayu.
“Mewakili petani, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Kementerian Pertanian, dan Perum Bulog yang telah peduli terhadap harga gabah khususnya bdi Kabupaten Indramayu,” ujarnya.
Sementara itu, Kodim 0616 Indramayu melalui Koramil Sliyeg, Letda Cke Anton Susilo, menyatakan kesiapan jajaran Koramil Sliyeg untuk mengawal pelaksanaan baik itu musim tanam hingga panen raya di wilayah Kecamatan Sliyeg, yang diperkirakan akan berlangsung pada pertengahan Februari 2026 apabila tidak ada kendala.
BACA JUGA:Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah
“Kami siap berkolaborasi dan mengawal baik itu pelaksanaan musim tanam 1 dan panen raya di Kabupaten Indramayu sesuai instruksi pimpinan,” katanya. (oni)