Bulog Indramayu Bersama Satgas Pangan Pastikan Kualitas dan Kuantitas Bantuan Pangan
CEK: Perum Bulog Cabang Indramayu bersama Satgas Pangan Kabupaten Indramayu melakukan pengecakan kualitas dan kuantitas bantuan pangan di Gudang Bulog Pekandangan, Rabu (11/3/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Menjelang penyaluran program Bantuan Pangan (Banpang) Pemerintah alokasi Februari dan Maret 2026, Jajaran Perum Bulog Cabang Indramayu bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Indramayu yang terdiri dari Polres Indramayu, Kodim Indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu, dan DKPP Kabupaten Indramayu, dan Dinas Sosial Indramayu melakukan pengecekan baik kualitas beras yang di persiapan Bulog yang baik untuk di konsumsi, sesuai takaran, dan minyak goreng (minyak kita) sesuai dengan takaran, bertempat di Gudang Bulog Pekandangan- Indramayu, Rabu (11/3/2026).
Pimpinan Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa Bulog Indramayu akan menyalurkan bantuan pangan (Banpang) tahun 2026 alokasi bulan Februari-Maret secara perdana untuk tiga lokasi terlebih dulu yaitu Kelurahan Karanganyar 589 PBP, Kelurahan Margadadi 846 PBP, dan Kelurahan Kepandean 480 PBP, dengan jumlah total 1.915 penerima bantuan pangan (PBP).
Untuk memastikan kesiapan penyaluran, Bulog Indramayu bersama Satgas Pangan Kabupaten Indramayu melakukan pengecekan ketersediaan beras untuk bantuan pangan tersebut, mulai dari kualitas beras yang layak dan bagus, takaran yang sesuai, baik itu berat timbangan beras setiap karungnya dan takaran minyak goreng setiap kemasannya.
“Setiap PBP itu akan menerima bantuan sebanyak 20 kilogram beras, dan 4 liter minyak goreng, ketersediaan banpang bukan hanya di Gudang Bulog Pekandangan, namun di beberapa gudang lainnya, karena kita akan menyalurkan di 317 Kelurahan dan desa,” kata Sri Wahyuni seusai melakukan peninjauan gudang Bulog Pekandangan, bersama Satgas Pangan Indramayu, Rabu (11/3/2026).
BACA JUGA:Angkutan Lebaran Puluhan Perlintasan Sebidang akan Dijaga Ketat
Sri Wahyuni menyebutkan jumlah penerima bantuan pangan tahun 2026 alami peningkatan dibandingkan tahun 2025, yaitu untuk bantuan pangan 2026 alokasi Februari-Maret sejumlah 314.129 PBP, mereka dipastikan akan menerima bantuan pangan masing-masing PBP yaitu 20 kilogram beras, dan 4 liter minyak goreng.
“Tahun ini paling banyak penerima bantuan pangan, kita urutkan kembali pada tahun 2025 alokasi Juni-Juli itu jumlah penerima sebanyak 209.612 PBP, di tahun sama alokasi Oktober- November sebanyak 200.314 PBP, kalau data itu dari DTSEN Kemensos, dan Bulog menerima dari Bapanas,” ujarnya.
Sri Wahyuni juga menyampaikan bantuan pangan merupakan salah satu cara dari pemerintah dalam menekan inflasi khususnya bagi masyarakat yang rawan pangan. “Mulai penyaluran tanggal 12 untuk 3 lokasi tadi, targetkan selesai jelang cuti bersama idulfitri, nanti untuk desa lain menyusul setelah cuti bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan Satgas Pangan Kabupaten Indramayu, IPDA Yoga Nanda Pratama S.Tr.K, mengatakan terkait pengecakan kualitas dan kuantitas bantuan pangan terhadap beras bantuan pangan sejauh ini baik.
BACA JUGA:PT KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Keamanan Jalur Kereta di Wilayah Indramayu Jelang Arus Mudik
“Sejauh ini alhamdulillah hasil dari pengecekan kita sama-sama saksikan tadi untuk kualitas beras tadi sudah kita cek bersama. Kualitasnya alhamdulillah baik, warnanya juga bagus, putih, besar-besar juga untuk berasnya. Untuk timbangan alhamdulillah sesuai semua, di beras berat bersihnya 10 kilogram,” terang Yoga.
Sama halnya dengan takaran minyak goreng (minyak kita) sesuai dengan takaran dengan gelas ukur satu kemasan memiliki ukuran 1 liter, selain melakukan pengecekan bantuan pangan, Satgas Pangan Kabupaten Indramayu juga akan melakukan pengawasan terkait pendistribusian bantuan pangan ini.
“Ketika nanti ada temuan ya, kita dari penegak hukum, dari satgas juga akan melakukan penyelidikan, kita akan dalami, ketika memang ada aturan hukum yang dilanggar, kita pastikan nanti kita akan lakukan penegakan hukum,” tegas Yoga. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

