Akibatnya, akses ke fasilitas perbankan lainnya seperti pinjaman modal atau investasi bisa ditolak.
Kepercayaan bank pun menurun, dan ini akan mempersulit pengajuan kredit di masa depan.
3. Aset Jaminan Bisa Disita
Jika tunggakan semakin menumpuk dan tidak ada upaya penyelesaian, Bank BRI bisa menyita aset yang dijaminkan.
Aset seperti rumah, tanah, atau kendaraan bisa diambil alih oleh bank. Bukan hanya gagal membayar, Anda juga kehilangan aset berharga.
4. Riwayat Kredit Buruk di SLIK OJK
Setiap pinjaman bermasalah akan tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
Riwayat kredit yang buruk ini bisa menjadi penghalang besar jika kamu ingin mengajukan pinjaman di lembaga keuangan lain, baik untuk keperluan usaha maupun pribadi.
5. Denda Terus Bertambah
BRI akan mengenakan denda keterlambatan untuk setiap cicilan yang tidak dibayar tepat waktu.
Semakin lama tunggakan, semakin besar pula dendanya. Hal ini bisa membuat beban pinjaman membengkak, dan usaha semakin sulit untuk bangkit.
Itulah beberapa risiko jika KUR BRI tidak dibayar. Menunggak cicilan bukan cuma sebatas soal denda.
Tapi juga mengangkut reputasi usaha, kehilangan aset, bahkan kamu bisa kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan lain di masa depan.
BACA JUGA:Cair 2 Juta Tanpa BI Checking, Begini Cara Pinjam Saldo di Aplikasi DANA Tanpa KTP