INDRAMAYU - Masih adanya penerima program bantuan pemerintah yang dianggap tidak tepat sasaran, Aliansi Masyarakat Kaplongan (AMK) mendorong perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Ketua umum AMK, Ismail menjelaskan, penerima bantuan dari pemerintah baik kemensos dan pemprov yang mengambil patokan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos masih perlu dilakukan perbaikan. Karena menurut Ismail banyak program bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran, sehingga membutuhkan pembaruan DTKS . \"Ya contoh saja pada pada bantuan Covid-19 berbagai program bansos dari pemerintah, kemensos, pemprov, Kabupaten datangnya mengambil dari DTKS. Yang bukan hanya BLT, dan Dana Desa saja pendataannya dari pemdes bersama RT dan RW. Masih ada yang memang membutuhkan bantuan tidak dapat, sedangkan yang kita anggap layak mampu malah dapat,\" ujarnya. Senada dikatakan, tokoh pemuda Kaplongan, Tahmid. Melihat kondisi sosial masyatakat yang terus mengalami perubahan, seharusnya diimbangi dengan perbaikan DTKS yang merupakan data base kesejahteraan sosial masyatakat. \"Kita juga ingin setiap program sosial seperti PKH, BPNT, dan jenis bantuan lainnya saling bersinergi dengan pemerintah desa atau puskesos agar dapat mengurangi angka kemiskinan secara tepat. Tidak ada penerima bantuan ganda,\" ujarnya. (oni)
AMK Dorong Perbaikan DTKS
Sabtu 27-06-2020,10:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 10-10-2026,08:16 WIB
Dai Kamtibmas Polres Siapkan Program Dakwah On The Road, Sasar Komunitas Anak Muda
Sabtu 10-10-2026,10:11 WIB
Wisuda ke-29 STIKes Indramayu, 126 Lulusan Siap Berkiprah di Dunia Kesehatan
Terkini
Sabtu 10-10-2026,10:11 WIB
Wisuda ke-29 STIKes Indramayu, 126 Lulusan Siap Berkiprah di Dunia Kesehatan
Sabtu 10-10-2026,08:16 WIB
Dai Kamtibmas Polres Siapkan Program Dakwah On The Road, Sasar Komunitas Anak Muda
Jumat 09-10-2026,11:08 WIB
Janjian Tawuran Lewat Medsos, Polisi Sita Samurai hingga Celurit di Indramayu
Jumat 09-10-2026,10:00 WIB
143 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Indramayu, Dinkes Selidiki Ayam Tepung
Jumat 09-10-2026,09:29 WIB