Wisuda ke-29 STIKes Indramayu, 126 Lulusan Siap Berkiprah di Dunia Kesehatan

Wisuda ke-29 STIKes Indramayu, 126 Lulusan Siap Berkiprah di Dunia Kesehatan

Riyanto SKep Ns MKep, Ketua STIKes Indramayu -Istimewa-radarindramayu

RADARINDRAMAYU.ID-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indramayu kembali mencetak sumber daya manusia di bidang kesehatan. Sebanyak 126 lulusan dari program sarjana dan profesi, resmi diwisuda dalam Wisuda ke-29 (XXIX) dan Angkat Sumpah Profesi STIKes Indramayu Tahun 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (10/10/2026).

Ketua STIKes Indramayu Riyanto SKep Ns MKep mengatakan wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi institusi dalam melepas para lulusan yang siap berkontribusi di dunia kesehatan, baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Pada hari ini, untuk ke-29 kalinya, STIKes Indramayu kembali melepas lulusan terbaiknya. Dengan bangga saya laporkan bahwa hari ini, kami mewisuda 126 orang lulusan,” ujar Riyanto.

Dari total 126 lulusan, sebanyak 49 orang berasal dari Program Studi Sarjana Kebidanan, 29 orang dari Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, 36 orang dari Program Profesi Ners dan 12 orang dari Program Pendidikan Profesi Bidan.

BACA JUGA:Dai Kamtibmas Polres Siapkan Program Dakwah On The Road, Sasar Komunitas Anak Muda

Dengan bertambahnya lulusan tersebut, STIKes Indramayu kini telah menghasilkan sebanyak 3.832 lulusan dari berbagai program pendidikan kesehatan. Para alumninya telah bekerja di sejumlah fasilitas kesehatan di dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk Jepang, Australia, Kanada, Kuwait, Malaysia dan Arab Saudi.

“Lulusan kami telah terserap di berbagai fasilitas kesehatan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa lulusan STIKes Indramayu memiliki peluang untuk berkiprah di dunia kerja yang lebih luas,” katanya.

Pada wisuda tahun ini, sebanyak 45 lulusan berhasil meraih predikat cumlaude. Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras mahasiswa selama menjalani proses pendidikan, sekaligus menunjukkan komitmen institusi dalam menjaga kualitas lulusan.

Sejumlah lulusan juga mencatatkan prestasi akademik dengan memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi. Pada Program Pendidikan Profesi Bidan, Bdn Onah Umronah, Bdn Nananda Duniah dan Bdn Emut masing-masing meraih IPK 4,00. Sementara itu, pada Program Profesi Ners, Dita Monica Claudia meraih predikat terbaik pertama dengan IPK 3,96, disusul Muhammad Sendi Alfiansyah dengan IPK 3,93 dan Sherina Dwi Septia Ningrum dengan IPK 3,92.

BACA JUGA:143 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Indramayu, Dinkes Selidiki Ayam Tepung

Prestasi juga diraih mahasiswa Program Sarjana Kebidanan dan Sarjana Kesehatan Masyarakat. Suliyas Tuti menjadi lulusan terbaik pertama Sarjana Kebidanan dengan IPK 3,90, sedangkan Ikke Nur Azizah meraih posisi terbaik pertama pada Program Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3,88.

Tidak hanya unggul di bidang akademik, mahasiswa STIKes Indramayu juga menunjukkan prestasi dalam kegiatan kemahasiswaan. Dalam satu tahun terakhir, mahasiswa berhasil mengukir 23 prestasi akademik dan nonakademik, mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Prestasi membanggakan lainnya datang dari Program Profesi Ners. Empat lulusan STIKes Indramayu berhasil masuk dalam 10 besar nasional pada Uji Kompetensi Ners Indonesia dan memeroleh penghargaan dari Konsil Kesehatan Indonesia.

Keempat lulusan tersebut adalah Fitri Anggani dengan nilai 84,44, Muhammad Sendi Alfiansyah dengan nilai 83,88, serta Vaneza Zahra Ma’mun dan Alya Fatimatuzzahra yang masing-masing memeroleh nilai 83,33. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan kompetensi mahasiswa di lingkungan STIKes Indramayu.

Di bidang kelembagaan, Riyanto menjelaskan bahwa seluruh program studi di STIKes Indramayu telah memeroleh akreditasi Baik Sekali dari LAM-PTKes, sedangkan akreditasi institusi berada pada peringkat Baik dari BAN-PT.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: