Breakwater Rampung, Warga Limbangan Senang

Jumat 10-09-2021,10:26 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

INDRAMAYU-Masyarakat Desa Limbangan Kecamatan Juntinyuat, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, bangunan breakwater atau pemecah gelombang laut sepanjang 700 meter sudah rampung.

Salah seorang warga, Nasdiyah (57) mengaku senang dengan sudah selesainya pembangunan breakwater.

Menurutnya, breakwater sangat dibutuhkan warga untuk mengurangi potensi abrasi di pantai tersebut, juga melindungi dari ancaman rob.

Diakui Nasdiyah, selesainya proyek breakwater tidak terlepas dari peran besar dari Bupati Nina Agustina untuk mendorong bangunan ini cepat selesai.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bupati Indramayu Ibu Nina atas perhatian dan kepeduliannya kepada warga Limbangan dengan membangun pemecah ombak ini,” kata Nasdiyah, Kamis (9/9).

Diakui Nasdiyah, dengan dibangunnya breakwater ini warga tidak perlu khawatir lagi akan bahaya rob dan abrasi akibat gelombang laut pantai utara.

Beberapa tahun lalu, kata Nasdiyah, pantai di desanya sempat tergerus abrasi dan sering rob hingga membuat warga memilih pindah rumah, terutama yang berada di bibir pantai. “Mudah-mudahan sekarang bisa lebih terlindungi dan warga jadi bisa hidup nyaman,” harapnya.

Breakwater, menututnya, selain melindungi permukiman warga, juga untuk menjaga potensi wisata pantai dan kuliner yang menjadi unggulan desa setempat.

Sementara itu, Bupati Indramayu Hj Nina Agustina Da’i Bachtiar SH MH mengatakan, pembangunan breakwater tidak lain sebagai upaya melindungi warga pesisir di pantai utara Indramayu. Selain breakwater, pihaknya juga mengupayakan penanaman mangrove untuk menjaga kawasan pantai.

“Garis pantai kita sangat panjang sekitar 147 kilometer, ini tanggung jawab kita bersama untuk melindungi warga dan juga menjaga kelestarian lingkungan. Kami akan terus berupaya agar potensi abrasi bisa dicegah dan diminimalisir,” katanya. (rls/dun)

Tags :
Kategori :

Terkait