Tingkatkan SDM, SMKN 1 Lelea Helat Workshop MBS

Senin 29-11-2021,10:26 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

INDRAMAYU-Dalam rangka peningkatan mutu SDM baik peserta didik ataupun tenaga pendidik, SMKN 1 Lelea menggandeng Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu menggelar workshop Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), belum lama ini.

Kepala SMKN 1 Lelea Ayip Saripudin SPd mengatakan, workshop dilakukan untuk mapping tallent dan scouting SDM sebelum menuju langkah penyaluran SDM pada lulusannya.

Langkah tersebut, kata Ayip, dilakukan SMKN 1 Lelea dengan menggandeng tujuh asosiasi industri sebagai langkah untuk melakukan identifikasi kondisi dan passion peserta didik sebelum menuju menuju wirausaha, bekerja dan melanjutkan sesuai standar yang menjadi tolak ukur keberhasilan dalam program kemitraan pendidikan vokasi

Menurutnya, perlu adanya penerapan mapping development connectivity (MDC) dalam inovasi peningkatan mutu SDM, terutama SMK.

Dijelaskan Ayip, SMKN 1 Lelea bersama PT Satu Visi Indosinergi melalui pengembangan automatic skill analysis diharapkan mampu menjadi terobosan baru menemukan skill dan passion guru, siswa maupun masyarakat.           

Lebih lanjut,dikatakan Ayip, Edupark SMK membangun adalah salah satu edukasi SMKN 1 Lelea yang kini tengah dijalankan.

Chief Eksekutif Officer PT Savisi Nurul Muhaemin mengatakan, ToT digelar dengan tujuan agar guru dan stakeholder dapat mengetahui skill siswa.

Menurutnya, SMKN 1 Lelea memiliki peluang sebagai pioneer pengembangan Asa Coaching Center Indonesia, karena banyak sekali ditemukan potensi-potensi baru baik dari peserta didik baru maupun tenaga pendidik.

“Mereka sangat aktif dan agresif untuk memulai perubahan, walaupun mereka semua sadar bahwa perlu langkah kecil dan terukur untuk bisa menjadi sebuah langkah yang luar biasa untuk kabupaten Indramayu,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Indramayu H Ahmad mengatakan, langkah yang dilakukan SMKN 1 Lelea patut mendapat apresiasi dari semua pihak.

Selain itu, perlu adanya tindak lanjut sebagai salahsatu langkah sustainable dengan menggandeng MKKS SMK Kabupaten Indramayu dalam bersinergi mengurangi pengangguran daerah melalui program-program peningkatan mutu serupa dan pelatihan kompetensi sebagai solusi untuk daerah.

“Sebuah kegiatan yang sangat strategis dan sangat penting. Karena siswa yang masuk ke sekolah merupakan titipan dari orang tua siswa, oleh karena itu bapak ibu guru yang diberikan kepercayaan menjadi tenaga pendidik harus memiliki tanggung jawab untuk membimbing untuk menghantarkan sekaligus  menghasilkan lulusan yang terbaik,” paparnya.

Acara workshop manajemen berbasis sekolah yang dilaksanakan selama dua hari tersebut bertempat di Aula SMKN 1 Lelea dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Kemitraan Manajemen Berbasis Sekolah Antara SMK Negeri 1 Lelea dengan PT Savisi Indosinergi. (oni/adv)

Tags :
Kategori :

Terkait