INDRAMAYU-Pemerintah Kecamatan Gantar mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi. Bersama-sama jajaran pemerintah desa melakukan kerja bakti. Memangkas dahan pohon rawan patah dan membersihkan lingkungan.
Salah satunya menyasar sepanjang Jalan Raya Gantar-Haurgeulis. Diiniasiasi Pemdes Gantar, puluhan pohon besar dirapikan. Demikian pula pohon ukuran sedang namun rimbun ikut digunduli.
Jenis pohon yang dipangkas beraneka beragam. Mulai dari pohon Asem, Mangga, Angsana, Mahoni, Jati, Rangdu hingga sengon.
Camat Gantar, Winaryo SSTP mengatakan, upaya ini untuk meminimalkan resiko tumbangnya pohon yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun hunian warga. Pasalnya, musibah angin kencang kerap terjadi disejumlah desa di wilayah pinggiran kawasan hutan itu.
“Wilayah kami memang rawan bencana angin kencang. Oleh jajaran Pemdes Gantar, pemangkasan pohon memang rutin dilakukan terutama saat musim penghujan. Jadi sebelum membahayakan keselamatan, sebagai antisipasi lebih baik dirapikan,” katanya kepada Radar Indramayu, kemarin.
Selain pangkas pohon, Pemdes Gantar juga punya ritual khusus menyambut datangnya musim penghujan. Yakni dengan melaksanakan gorol pengurasan saluran air maupun selokan.
Dengan menggunakan alat yang sederhana, mereka bahu membahu membersihkan saluran yang tersumbat sampah dan mengalami sedimentasi.
“Semoga kegiatan ni dapat menjadi contoh bagi yang lain agar mau menjaga lingkungan sekitar dari ancaman bahaya angin kencang dan banjir,” harap Winaryo. (kho)