Peringati Harganas 2026, Indramayu Gaungkan Tema 'Ayah Wajib Hadir'

Peringati Harganas 2026, Indramayu Gaungkan Tema 'Ayah Wajib Hadir'

PENTING: Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN saat Harganas 2026, belum lama ini.-Istimewa-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran Keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi unggul di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pada tahun ini, Harganas mengusung tema "Ayah Wajib Hadir". Tema tersebut menegaskan pentingnya kehadiran sosok ayah dalam keluarga, baik secara fisik maupun emosional. Kehadiran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur yang mendampingi anak, memberikan rasa aman, menjadi teladan, serta terlibat aktif dalam setiap proses tumbuh kembang anak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, saat membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, H Wihaji.

Suwenda mengatakan, keluarga merupakan benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang ditandai dengan perubahan yang cepat, ketidakpastian, kompleksitas, serta pesatnya perkembangan teknologi digital.

BACA JUGA:Pabrik Rumah Kayu di Pilangsari Terbakar, Petugas Damkar Sempat Alami Kesulitan Karena Asap Tebal

Menurutnya, Indonesia saat ini sedang memasuki masa bonus demografi yang menjadi peluang strategis untuk mendorong kemajuan bangsa. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.

"Penguatan kesehatan, pendidikan karakter, ketahanan mental, pencegahan stunting, serta pola pengasuhan yang berkualitas merupakan investasi penting untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global," ujarnya.

Suwenda menambahkan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) juga menyampaikan sejumlah pesan utama dalam peringatan Harganas tahun ini. Pertama, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk belajar dicintai, didengar, dan dihargai. Kedua, pengasuhan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan oleh ayah dan ibu sebagai satu kesatuan.

"Selain itu, keterlibatan ayah memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, mendukung perkembangan sosial dan emosional anak, menjaga kesehatan mental, hingga meningkatkan capaian pendidikan," jelas Suwenda.

BACA JUGA:Yamaha Youth Community (Y2C) Hadirkan ‘Y2C Tour de Radio’, Aktivasi Kreatif untuk Gen Z di Jawa Barat

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih bijak dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif dan produktif tanpa mengurangi kualitas interaksi serta kedekatan antaranggota keluarga.

Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa bersejarah Yogya Kembali pada 29 Juni 1949. Saat itu, para pejuang Indonesia akhirnya dapat berkumpul kembali bersama keluarga setelah mempertahankan kemerdekaan dari agresi militer Belanda.

"Melalui peringatan Harganas Tahun 2026 ini, pemerintah berharap seluruh keluarga Indonesia semakin menyadari pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa dan penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," kata Suwenda. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait