Bupati Lucky Hakim Bantu Korban Kebakaran di Tukdana
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyerahkan bantuan stimulan kepada korban kebakaran di Kecamatan Tukdana, belum lama ini.-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Bupati Indramayu Lucky Hakim bergerak cepat (gercep) meninjau langsung lokasi kebakaran, sekaligus menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah bagi warga yang terdampak musibah kebakaran di Blok Sukarame, Desa Lajer, Kecamatan Tukdana. Bantuan tersebut diberikan kepada dua kepala keluarga yang rumahnya terbakar, belum lama ini.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu dengan nilai masing-masing sebesar Rp20.000.000 untuk membantu proses pembangunan kembali rumah yang terdampak kebakaran.
Dalam kunjungannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang dialami warganya tersebut. Ia berharap, para korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan, serta rumah yang terbakar dapat segera dibangun kembali agar bisa kembali ditempati.
Pada kesempatan itu, Lucky Hakim juga meminta agar proses pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat sekitar, dengan koordinasi pemerintah desa setempat. Menurutnya, semangat kebersamaan sangat penting untuk membantu meringankan beban korban kebakaran.
BACA JUGA:Bupati Lucky Hakim Terjun Langsung Bersihkan Sungai Pamengkang
“Saya doakan semoga Allah menggantikan dengan yang lebih baik. Silakan dibangun, materialnya sudah tersedia di sini,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, bupati juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Baik yang disebabkan gangguan instalasi listrik, kelalaian penggunaan perangkat elektronik, maupun faktor lain yang dapat memicu kebakaran rumah.
Ia mencontohkan kebiasaan meninggalkan charger telepon genggam tetap terpasang di stop kontak dalam waktu lama yang dapat menimbulkan panas berlebih. Menurutnya, penggunaan kabel dengan kualitas kurang baik juga bisa menjadi pemicu kebakaran.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kadang-kadang kita suka meninggalkan charger ponsel tetap terpasang. Kualitas kabel yang kurang baik bisa memicu panas dan membakar kasur. Itu sudah beberapa kali terjadi,” tegasnya.
Diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Senin sore, 4 Mei 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran menghanguskan dua unit rumah milik Rudini dan Nurinih yang berada di Blok Sukarame RT 011 RW 006 Desa Lajer, Kecamatan Tukdana.
Berdasarkan informasi di lapangan, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik atau arus pendek pada instalasi listrik salah satu rumah warga.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap bantuan stimulan yang diberikan dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak musibah kebakaran. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

