Petani Gembira Harga Gabah Tinggi
SURVEI HARGA GABAH: Petugas KTNA Kabupaten Indramayu melakukan survei harga gabah di sejumlah wilayah yang telah memasuki masa panen, Senin (13/4).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Petani di Kabupaten Indramayu tengah merasakan kebahagiaan seiring harga gabah pada awal musim panen rendeng tahun ini yang berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, H Sutatang mengatakan, berdasarkan hasil survei lapangan, harga gabah di tingkat petani saat ini cukup tinggi.
“Harga gabah sedang bagus, minimal sudah mencapai Rp7.200 per kilogram, tergantung jenis padinya,” ujarnya, Senin (13/4).
Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan HPP sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP). Namun di lapangan, harga gabah varietas kebo sudah menyentuh Rp7.200 per kilogram. Sementara varietas Ciherang dan sejenisnya berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp7.800 per kilogram.
BACA JUGA:MWC NU Lelea Indramayu Soroti Pengelolaan Sampah Perlu Solusi Terarah dan Berkelanjutan
Kondisi ini disambut positif oleh para petani. Khususnya di wilayah Indramayu bagian barat yang mulai memasuki masa panen rendeng 2026. Seperti di Kecamatan Gantar, Haurgeulis, Kroya, Gabus, Anjatan, Bongas, dan Terisi.
Sutatang menambahkan, panen juga mulai berlangsung di beberapa wilayah lain. Termasuk sebagian area di Kecamatan Anjatan dan Bongas. Serta wilayah timur Indramayu seperti Kecamatan Pasekan. Ia menegaskan bahwa KTNA terus turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan harga gabah di tingkat petani.
KTNA memastikan bahwa harga gabah saat ini berada dalam kondisi baik, dengan HPP tetap menjadi acuan batas minimal harga GKP di tingkat petani.
“Kami akan terus mengawal harga gabah, terutama jika berada di bawah HPP. Namun jika di atas HPP seperti sekarang, tentu kami sangat bersyukur,” katanya.
BACA JUGA:Damkar Indramayu Evakuasi Mobil Mitsubishi Xpander Nyungseb di Irigasi Lemahmekar
Salah seorang petani asal Pasekan, Harjo (58) mengaku senang dengan kondisi harga saat ini. Menurutnya, penetapan HPP sebesar Rp6.500 per kilogram menjadi jaminan harga dasar bagi petani, sehingga tidak ada pembelian di bawah angka tersebut.
“Alhamdulillah harga gabah sekarang bagus, bahkan bisa mencapai Rp7.800 per kilogram GKP. Ini sangat membantu petani saat panen raya,” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

