Vihara di Indramayu Ikut Layani Pemudik, Wujud Nyata Toleransi Antarumat Beragama
MAKIN TOLERANSI: Kunjungan Dirjen Bimas Kemenag RI, Direktur, dan Kabid Urais ke posko mudik di Vihara Budi Asih, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.-Adun Sastra-radarindramayu
INDRAMAYU - Semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Indramayu terlihat dalam layanan mudik Lebaran 1447 H/2026 M di jalur Pantura.
Tidak hanya masjid, sebuah vihara di wilayah tersebut turut membuka layanan bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah selama perjalanan menuju kampung halaman.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad meninjau langsung kesiapan layanan tersebut dalam rangkaian kunjungan di jalur Pantura, akhir pekan kemarin. Peninjauan dilakukan di sejumlah masjid, termasuk Vihara Budhi Asih Jatibarang.
Menurut Abu Rokhmad, keterlibatan vihara dalam memberikan layanan bagi pemudik menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Sekarang kita memiliki kegembiraan baru menjelang Idul Fitri. Bukan hanya bersiap untuk mudik, tetapi juga menyambut para pemudik melalui program rumah ibadah ramah pemudik,” ujarnya saat meninjau layanan di Vihara Budhi Asih Jatibarang.
Ia menambahkan, rumah ibadah memiliki potensi besar sebagai ruang singgah yang aman dan nyaman bagi para musafir. Selain menyediakan fasilitas istirahat, tempat ibadah juga memberikan kesempatan bagi pemudik untuk tetap menjalankan ibadah di tengah perjalanan.
“Kehadiran berbagai rumah ibadah yang siap melayani pemudik menunjukkan bahwa kita bergerak secara inklusif, terbuka, dan berkolaborasi dengan semua pihak,” kata Abu.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Aghuts Muhaimin menilai, Indramayu layak disebut sebagai kota toleransi. Hal tersebut didukung oleh regulasi daerah yang tidak diskriminatif serta kebijakan pemerintah yang menjamin kebebasan beragama dan melindungi kelompok minoritas.
BACA JUGA:Kendaraan Roda 2 Mendominasi Arus Mudik H-4 Lebaran
Sementara itu, perwakilan umat Kristen Indramayu, Metty Yohana Suhalessy, turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada umat Muslim. “Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua selalu diberi kebahagiaan,” ujarnya.
Ucapan serupa juga disampaikan oleh Cornelius Cahya Sandi dari keluarga besar Gereja Katolik Santo Mikael Indramayu, yang berharap kebersamaan antarumat beragama terus terjaga.
Berbagai contoh kehidupan harmonis tersebut semakin menegaskan bahwa Indramayu bukan hanya sekadar daerah lintasan mudik di jalur Pantura, tetapi juga menjadi contoh nyata wilayah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama. (dun)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

