Kepala SMA Swasta Di Karangampel Soroti Rencana Pembangunan SMA dan SMK Negeri
Kepala SMA Muhammadiyah Karangampel Soroti rencana Pemprov Jabar membangun sekolah SMA dan SMK Negeri di Kecamatan Karangampel, Senin (12/1/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang akan membangun Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di wilayah Kecamatan Karangampel mendapat sorotan dari para kepala sekolah SMA di wilayah Kecamatan Karangampel.
Hal itu datang dari Kepala SMA Muhammadiyah Karangampel, Wakhid MPd menyatakan bahwa pihaknya sudah mengetahuibrencana pembangunan SMA dan SMK Negeri di Kecamatan Karangampel oleh Pemprov Jabar. Lokasinya juga dekat dengan lokasi sekolah yang dipimpinnya tersebut.
“Sudah tahu rencana itu, (pembangunan SMA dan SMK Negeri, red) lokasinya juga ada,” katanya, Senin (12/1/2026).
Wakhid menyebutkan dengan adanya SMA dan SMK Negeri di Karangampel pastinya akan berdampak pada sekolah-sekolah swasta di wilayah Kecamatan Karangampel. Sehingga untuk mengantisipasi dampak tersebut, dibutuhkan kebijakan yang adil dari Pemprov Jawa Barat.
BACA JUGA:Bupati Lucky Hakim Lepas Ribuan Mahasiswa Unpad KKN di Indramayu
Menurutnya kebijakan jumlah rombongan belajar (rombel) dan jumlah siswa/ rombelnya sebanyak 50 siswa, sudah berdampak pada jumlah siswa, bahkan sudah membuat 3 sekolah tidak mendapat siswa sama sekali. Apalagi masih adanya perbedaan kebijakan antara sekolah swasta dan sekolah negeri.
Wakhid yang juga merupakan pengurus Forum mencontohkan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) yang didapatkan SMA Swasta sebesar Rp 600 ribu per/siswa, sedangkan sekolah SMA Negeri sebesar Rp1,2 juta/ siswa.
“Namanya saja berbeda ya, jika untuk sekolah swasta BPMU, sedang SMA Negeri namanya Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPD), ini kan jelas dari situ saja masih ada kesenjangan perhatian,” ujarnya.
Sehingga untuk menghindari dampak dari adanya SMA dan SMK Negeri, SMA Swasta harus mampu meningkatkan kualitas program-program Pendidikan yang tidak dimiliki oleh SMA Negeri. Bahkan SMA Muhammadiyah Karangampel juga telah melakukan serangkaian diskusi bersama Pengurus Cabang Muhammadiyah (PCM) Karangampel terkait keberlangsungan sekolah setelah ada SMA dan SMK Negeri di wilayah Kecamatan Karangampel.
BACA JUGA:PT Harum Bina Wisata Manasik Umrah: Untuk Pemberangkatan Januari–Februari 2026
“Kita akan pertahankan kualitas sekolah, terutama, dan berharap Pemerintah ada kebijakan yang adil tidak berfokus pada sekolah negeri saja, tapi juga swasta, karena bagaimanapun juga yang mencetus adanya sekolah dari organisasi agama, seperti Muhammadiya yang cetuskan sekolah,” ujarnya.
Sehingga perlu adanya kebijakan yang pro terhadap sekolah swasta, termasuk perlakuan terhadap guru-guru swasta dan negeri yang punya tugas sama untuk mencerdaskan anak bangsa.
“Harapannya kami terhadap pemerintah sederhana buatlah aturan yang adil jangan lupakan sekolah swasta karena bagaimanapun sekolah swasta berkontribusi banyak dalam mencerdaskan anak bangsa,” harap Wakhid. (oni)
BACA JUGA:Bupati Lucky Hakim Komitmen dan Bersinergi dengan MUI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

