Harga Emas Bakal Naik Lagi Pekan Depan? Ini Prediksi Mengejutkan dari Analis!
Harga Emas Bakal Meledak Pekan Depan? Ini Prediksi Mengejutkan dari Analis!-asset.tribunnews.com-Radar Indramayu
RADARINDRAMAYU.ID - Pergerakan harga emas dunia dan domestik dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius para investor dan masyarakat umum, terutama menjelang akhir tahun 2025 yang penuh ketidakpastian ekonomi global.
Lonjakan inflasi di Amerika Serikat, pergerakan suku bunga The Fed, serta nilai tukar dolar AS terhadap rupiah membuat harga emas kian fluktuatif dan sulit ditebak.
Di sisi lain, permintaan emas fisik dalam negeri tetap tinggi karena masyarakat menganggapnya sebagai aset aman di tengah ketidakpastian pasar saham dan kripto.
Pada akhir pekan lalu, harga emas batangan Antam ditutup di level Rp2.299.000 per gram, menandai kenaikan tipis dari pekan sebelumnya.
BACA JUGA:Jumlah Penerima Bansos Pangan di Kabupaten Indramayu Turun
Namun, analis pasar memperingatkan bahwa pergerakan emas pekan depan bisa berbalik arah jika tekanan dari penguatan dolar dan data ekonomi AS kembali meningkat.
Menurut pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi, harga emas berpotensi bergerak fluktuatif dengan kisaran Rp2.200.000 hingga Rp2.390.000 per gram.
Level support pertama diperkirakan berada di Rp2.260.000, sementara level support kedua di Rp2.200.000 per gram.
Jika harga menembus batas bawah tersebut, ada potensi koreksi lanjutan terutama jika data tenaga kerja AS (Non-Farm Payrolls) menunjukkan hasil positif.
BACA JUGA:Pertamina Drilling Tampilkan Keunggulan IDTC di Pertamina Learning Festival 2025
Sebaliknya, jika dolar AS melemah dan investor kembali mencari aset lindung nilai, emas berpeluang menguat menuju level resistensi Rp2.320.000 hingga Rp2.390.000 per gram pada akhir pekan depan.
Pergerakan ini juga dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global seperti konflik di Timur Tengah dan ketegangan dagang antara Tiongkok dan AS yang belum mereda.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Pekan Depan
Ada sejumlah faktor utama yang berpengaruh terhadap arah harga emas dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

