Bupati Indramayu: Gadis Remaja yang Kabur Mengalami Trauma dan Ketakutan
Bupati Indramayu, Lucky Hakim turut prihatin dengan adanya remaja perempuan asal Kecamatan Anjatan yang kabur dari rumahnya dan ditemukan di Kabupaten Lamongan, diduga lantaran menjadi korban pelecehan seksual.-Burhannudin.-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengungkapkan bahwa kondisi PA (13), gadis remaja asal Kecamatan Anjatan yang melarikan diri dari rumah dan ditemukan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menunjukkan tanda-tanda trauma dan ketakutan. Hal ini diketahui setelah ia berbincang langsung dengan PA.
“Alhamdulillah adik ini sekarang sudah aman, kalau masalah nyaman mungkin agak trauma ya, saya juga sudah ngobrol dengan adiknya dia ketakutan, trauma, mungkin juga bingung,” ungkap Lucky, Senin 15 September 2025.
Lucky menambahkan, PA telah dijemput dan dibawa pulang oleh pemerintah daerah, yang didampingi oleh tim dari Polres Indramayu.
Setibanya di Indramayu, koordinasi lintas sektoral pun segera dilakukan, termasuk dengan yayasan Selendang Puan Dharma Ayu, yang berfokus pada penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
BACA JUGA:Ciptakan Peluang Emas, Poktan Sri Makmur Berhasil Produksi Beras Organik dari Hulu ke Hilir
Pemerintah daerah juga terus melakukan pendekatan terhadap PA, yang sementara waktu ditempatkan di rumah aman guna pemulihan kondisi psikologisnya.
“Dan ini harus kami sampaikan karena beritanya juga viral, perlu kami jelaskan alhamdulillah semua berjalan lancar, adiknya sudah dijemput oleh Pemda, pihak kepolisian, aktivis, yayasan semuanya sudah peduli semua dan sekarang kita jagain bareng-bareng,” tambah Lucky.
Terkait dugaan pelecehan seksual yang mungkin dialami PA, Lucky memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami akan menyelidiki lebih dalam mengenai dugaan pelecehan yang terjadi, serta memberikan pendampingan yang dibutuhkan,” ujar Lucky.
BACA JUGA:Warga Indramayu Geram, Kakek Terduga Cabul Ditangkap Polisi
Di sisi lain, Lucky juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap masalah ini.
Ia menegaskan bahwa kasus pelecehan seksual terhadap anak tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ia juga mendorong korban untuk berani melapor.
“Datang saja ke kantor desa atau datang ke kantor kecamatan, atau ke Pendopo Indramayu, insya Allah akan kami layani, kami tindak lanjuti,” tutup Lucky.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

