Patoni Rozi, Sosok Muda yang Siap Wujudkan 'Limbangan Cemerlang'
Ratusan warga mengiring Patoni mendaftar sebagai calon Kuwu Desa Limbangan, beberapa waktu lalu.--radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID – Nama Patoni Rozi (39) tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Dirinya siap mewujudkan visi "Limbangan Cemerlang."
Dikenal sebagai Ketua Karang Taruna yang aktif dan peduli terhadap masyarakat, Patoni kini melangkah lebih jauh dengan tekad untuk mengabdi melalui jalur kepemimpinan desa.
Dengan membawa semangat “Limbangan Cemerlang," Patoni resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kuwu Desa Limbangan pada 8 Oktober 2025 lalu.
Proses pendaftaran tersebut berlangsung penuh antusiasme. Ratusan warga, dari kalangan muda hingga lanjut usia, turut mengiringi langkahnya sambil menyerukan yel-yel penuh semangat:
“Kuwu cilik! Kuwu cilik! Kuwu cilik!” begitu teriakan ratusan warga yang mengiringi perjalanan Patoni menuju sekretariat pendaftaran Kuwu.
BACA JUGA:Buka Usaha Tanpa Galau Cicilan! Ini Tabel Angsuran KUR Mandiri Terbaru 2025
Suasana haru pun menyelimuti momen tersebut. Banyak warga tampak meneteskan air mata.
Mereka bangga melihat sosok pemuda sederhana yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat, kini siap memperjuangkan kemajuan desanya.
Patoni Rozi bertekad untuk membangun Desa Limbangan agar lebih maju dan sejahtera.
“Saya ingin Desa Limbangan tumbuh menjadi desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Sehingga kesejahteraan benar-benar bisa dirasakan oleh semua warga,” ujar Patoni Rozi penuh semangat.
BACA JUGA:UMKM Dijamin Naik Kelas Dan Sejahtera! Pinjaman Modal KUR BCA 2025 Tanpa Ribet Proses Cepat!
Dukungan terhadap pencalonan Patoni datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kelompok pemuda dan perempuan.
Salah satu tokoh masyarakat, Ansori, menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Patoni.
“Kami sebagai pemuda mendukung penuh langkah Kang Rozi. Visi dan misinya jelas, terutama soal lapangan kerja, pendidikan, dan pemberdayaan pemuda. Itu yang kami butuhkan di desa,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

