Angin Puting Beliung Terjang Dua Desa di Kecamatan Pasekan, Kerusakan Rumah dan Korban Luka-Luka

Petugas gabungan beserta warga mengevakuasi pohon tumbang dalam sebuah bencana angin puting beliung yang melanda Desa Totoran, Kamis malam (6/3/2025). -Foto: ist.-radarindramayu.id
RADARINDRAMAYU.ID – Angin puting beliung melanda dua desa di Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, pada Kamis malam, 6 Maret 2025 sekitar pukul 21.00 WIB. Kejadian yang disertai dengan hujan deras ini, menyebabkan kerusakan rumah dan beberapa warga terluka.
Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, menyatakan bahwa angin kencang tersebut yang melanda Desa Pabean Ilir dan Desa Totoran mengakibatkan sedikitnya 52 rumah rusak.
Sebanyak 32 rumah di Desa Pabean Ilir, terdiri dari 12 rumah rusak berat dan 20 rumah rusak ringan. Sementara itu, di Desa Totoran, 20 rumah mengalami kerusakan ringan.
"Saat kami mendapat laporan, langsung kami menuju lokasi untuk membantu evakuasi warga. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujar Iptu Edi Mulyana kepada radarindramayu.id, Jumat, 7 Maret 2025.
Namun, amukan angin tersebut tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menyebabkan lima orang terluka. Salah satunya adalah seorang balita berusia 3 tahun. Para korban segera diberikan perawatan medis.
Tim dari Polsek Pasekan, Koramil Pasekan, pemerintah kecamatan, Tagana, dan BPBD turun langsung ke lapangan untuk membantu proses evakuasi dan pendataan.
"Kami melakukan pendataan korban, evakuasi pohon tumbang, merapikan puing-puing rumah yang rusak, serta berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.
Para warga setempat pun terlihat membagikan momen pasca kejadian di media sosial, menggambarkan situasi mencekam yang terjadi malam itu.
Salah seorang warga setempat, Eka Fauziah, mengungkapkan rasa traumanya, mengingat bulan lalu dia juga menjadi korban angin puting beliung.
"Trauma banget, bulan kemarin juga saya korban puting beliung. Alhamdulillah, selamat semua," ujarnya.
Polisi dan instansi terkait kini sedang bekerja keras untuk melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada para korban serta memastikan pemulihan pasca kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: