Lestarikan Alam, BRI Kantor Cabang Jatibarang Tanam Ribuan Bibit Pohon Di Indramayu

Lestarikan Alam, BRI Kantor Cabang Jatibarang Tanam Ribuan Bibit Pohon Di Indramayu

LESTARIKAN ALAM: BRI Kantor Cabang Jatibarang melaksanakan gerakan BRI menanam, langkah ini menjadi upaya untuk lestarikan alam dan serap emisi karbon, kemarin.-Anang Syahroni-RADAR INDRAMAYU

JATIBARANG, RADARINDRAMAYU.ID – Isu perubahan iklim yang menjadi isu global saat ini, menjadi tanggung jawab bersama oleh semua pihak, untuk memperkecil pengaruh dari perubahan iklim tersebut, apalagi dampaknya di tahun 2023 telah dirasakan, seperti di Indonesia sendiri telah dilanda fenomena alam El Nino.

El Nino merupakan fenomenan pemanasan suhu muka laut (SML) diatas konsidi normal. Hal itu meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah, ini juga menyebabkan curah hujan alami penurunan, imbasnya musim kemarau jauh lebih panjang, bahkan diprediksi musim kemarau akan masih berlangsung sampai Januari 2024 mendatang.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, dan peduli terhadap pelestarian alam Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang (BRI Kanca) Jatibarang, Kabupaten Indramayu melalui kegiatan BRI Menanam, melakukan penanaman  bibit pohon sebanyak 1.650 di 14 titik di wilayah kerjanya dinataranya Cangkingan, Plawangan, Rancasari, Sukaslamet, Bondan, Sidamulya, Drunten Wetan, Krangkeng, Jatibarang, Sukamulya, Sukalila Bodas, Malangsemirang, dan Cikawung, kemarin.

Pemimpin BRI Kanca Jatibarang David A Saxono mengungkapkan penanaman bibit pohon merupakan upaya BRI untuk ikut berperan dalam mengatasi perubahan iklim atau efek dari rumah kaca yang saat ini telah menjadi isu global. Sehingga dengan aksi penanaman secara serentak, di 14 titik desa wilayah binaan BRI Kanca Jatibarang dapat menjadi solusi mengatasi hal tersebut.

BACA JUGA:Bulog- Satgas Pangan Pastikan Beras Layak Konsumsi, Cek Langsung Distribusi Banpang

BACA JUGA:Mahfuz Sidik Lakukan Pengerukan Muara Balok Payang di Indramayu

"Untuk jenis bibit pohon yang ditanam ada Mangga, Jambu, Alpukat, Klengkeng, dan Nangka, kita sebar dan tanam secara serentak di 14 desa, diharapkan melalui aksi itu bisa mengatasi dampak perubahan iklim, dan mengurangi dampak dari efek rumah kaca atau emisi karbon," kata dia.

Kegiatan tanam pohon yang dilakukan BRI Kanca Jatibarang itu, mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan, diantaranya dari kalangan akademisi di Kabupaten Indramayu.

Salah satunya Sarna SPd, mengatakan sangat mendukung langkah BRI yang melakukan aksi tanam bibit pohon di Indramayu, apalagi lokasi penanamannya di desa tempat tinggalnya, yaitu Desa Bondan Kecamatan Sukagumiwang. Langkah itu menurutnya dapat menjadi solusi tepat dalam mengatasi dampak pemanasan global (global warming) yang dapat memicu terjadinya perubahan iklim.

Selain itu, aksi ini merupakan bentuk implementasi konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) dari perusahaan, yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi maupun bisnis yang berkelanjutan sesuai dengan tiga kriteria  diantaranya lingkungan, sosial, serta tata kelola.

BACA JUGA:Dua Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Pasuruan, Empat Prajurit Gugur

BACA JUGA:Heboh! Beredar Rekaman Hina Islam dan Nabi Muhammad SAW, Pelaku Seorang Wanita Diamankan

"Kita tahu emisi karbon atau emis gas rumah kaca secara global perlu perhatian semua pihak, karena tidak saja menyebabkan pemanasan global, namun  bisa memicu perubahan iklim, saat sekarang bisa dirasakan sendiri, maka  perlu nih langkah konkret untuk mengurangi dampak itu, seperti apa yang BRI lakukan," ujarnya.

Disampaikan, Sarna dengan penanaman bibit pohon dapat menyerap zat karbondioksida yang berada di lingkungan, sehingga bisa mengurangi dampak dari emisi karbon yang disebabkan pembakaran bahan bakar fosil di bidang transportasi maupun bidang industri.

"Ditambah bibit pohon yang ditanam memiliki nilai ekonomis, dan punya nilai gizi karena buahnya bisa dijual dan bisa dikonsumsi, gerakan yang bagus dan baik untuk keberlangsungan alam dan anak cucu kita nanti," tuturnya. (oni)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: