Megah, Masjid Jami Hidayatul Muttaqien Dijadikan Ikon Desa

Megah, Masjid Jami Hidayatul Muttaqien Dijadikan Ikon Desa

INDRAMAYU- Masjid Jami Hidayatul Muttaqien di Desa Kiajaran Wetan Kecamatan Lohbener Indramayu bakal dijadikan ikon desa setempat.

Masjid yang terletak di depan balai desa ini nantinya oleh panitia pembangunan masjid, DKM dan pemerintahan desa akan dibangun megah, lengkap dengan dua menara kembar, ditambah gaya bangunan yang akan disulap mirip dengan Taj Mahal.

Hal ini dikatakan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami Hidayatul Muttaqien Kiajaran Wetan Ustad Taufik Tabroni saat ditemui di sela-sela acara munggah memolo (menaikan kubah) masjid, Rabu (12/1).

Dikatakan Taufik, pembangunan masjid yang sedianya dilaksanakan pada akhir tahun 2017, namun baru bisa dilaksanakan pada Akhir tahun 2021, dan pelaksanaan sudah berjalan hampir tiga bulan.

“Alhamdulillah, sampai saat ini pembangunan masjid sudah mencapai hampir 40 persen, dan kami sepakat nantinya Masjid Jami Hidayatul Muttaqien akan dijadikan ikon Desa Kiajaran Wetan,” ungkapnya.

Disinggung mengenai bentuk arsitektur bangunan masjid yang kini masih dalam pembangunan, Taufik mengatakan bentuk masjid yang sekarang masih dalam pembangunan akan dibangun seperti Taj Mahal, dengan dibangun menara kembar terus dihiasi dengan variasi sehingga terkesan megah.

Taufik berharap, dengan adanya pembangunan masjid yang saat ini sedang dilaksanakan dapat memperkuat kebersamaan dan silaturahmi bagi masyarakat.

Dijelaskannya, pembangunan masjid tersebut bersumber dari iuran masyarakat Desa Kiajaran Wetan. Tidak menutup kemungkinan pihak panitia membuka dompet amal khusus untuk membantu pembangunan Masjid Jami Hidayatul Muttaqien.

“Kami membuka dompet amal pembangunan masjid melalui nomor rekening 1340021656342 atas nama DKM Hidayatul Muttaqien atau bisa langsung menghubungi panitia pembangunan masjid,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kiajaran Wetan Moh Sugeng yang juga pelaksana pembangunan masjid Jami Hidayatul Muttaqien menyatakan, dirinya bersama lembaga desa selalu menampung aspirasi masyarakat dan menggali keinginan masyarakat sehingga masyarakat menginginkan pembangunan masjid sesegera mungkin dilaksanakan.

“Alhamdulillah antusias masyarakat dalam membantu pembangunan masjid sangat tinggi, terbukti baru dua bulan lebih pembangunan masjid sudah pemasangan kubah masjid partisipasi masyarakat masih sangat tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Kiajaran Wetan Kiajaran Wetan Ondi Casrudi SH berharap pembangunan Masjid Jami Hidayatul Muttaqien berjalan dengan lancar dan sesuai harapan masyarakat Desa Kiajaran Wetan.

Ondi berharap, pembangunan masjid yang hingga kini masih terus dilaksanakan dapat diselesaikan dengan waktu yang singkat dengan hasil bangunan yang sangat maskimal. (oni/adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: