Buka Peluang untuk Warga Cirebon, Bisa Jadi Pilot di Lion Group

Buka Peluang untuk Warga Cirebon, Bisa Jadi Pilot di Lion Group

PELUANG: Plt Direktur Operasional Batik Air Captain Bendri Mardas (kedua kiri) hadir bersama dengan jajaran Direktur Operasional Maskapai Lion Air, Super Air Jet, hingga Wings Air foto bersama Kepala Sekolah Angkasa Aviation Academy Captain Hadi Tranggono-JERRELL ZEFANYA T-

CIREBON- Kota Cirebon memiliki salah satu sekolah penerbangan yang berada di bawah naungan Lion Group, yakni Angkasa Aviation Academy (AAA) yang bermarkas di Bandar Udara Cakrabhuwana Cirebon. Bahkan, nantinya para penerbang yang telah menyelesaikan belajarnya bisa direkrut oleh perusahaan yang berada di bawah naungan Lion Group.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Direktur Operasional Batik Air Captain Bendri Mardas yang hadir bersama dengan jajaran Direktur Operasional Maskapai Lion Air, Super Air Jet, hingga Wings Air di Bandar Udara Cakrabhuwana Cirebon, Sabtu (28/5) didampingi Kepala Bandara Cakrabhuwana Captain Megi Hudi Helmiadi dan Kepala Sekolah Angkasa Aviation Academy, Captain Hadi Tranggono.

Dalam keterangannya Captain Bendrimenyampaikan bahwa Kota Cirebon memiliki peluang yang cukup besar. Apalagi letaknya tidak cukup jauh dari DKI Jakarta. Termasuk peluang besar tercipta bagi para siswa penerbang dari AAA ini untuk masuk menjadi penerbang di bawah Lion Group. Bahkan, saat ini kontrol pelatihan dan program juga dilakukan terus menerus oleh Lion Group.

"Sejauh ini kami sudah komitmen bahwa dari Lion Group akan memberikan alokasi yang sebanyak-banyaknya. Terutama mengkhususkan hasil didikan dari AAA ini di 121 dan 135. Terbuka kesempatan yang sebesar-besarnya dan kita priortiaskan dari lulusan AAA," ujar Bendri kepada awak media, Sabtu (28/5).

BACA JUGA:36 Lulusan Smanja Lolos Masuk PTN Favorit

Sekadar informasi, Lion Group sendiri terdiri dari 4 maskapai yang ada di dalamnya. Di antaranya maskapai Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, dan Wings Air. Saat ini, AAA terdapat di dua lokasi yakni untuk Ground School berada di Balaraja, Tanggerang dan untuk Flight Tranning ada di Kota Cirebon. Untuk itu, dirinya mengatakan hal itu menjadi peluang bagi warga wilayah III Cirebon bagi yang bercita-cita menjadi seorang pilot.

"Barangkali adik-adik kita atau orang tuanya berminat. Bisa datang ke sini dan bertemu dengan Captain Hadi. Nanti dari sisi kebandaraan juga akan terus didukung untuk bisa memberikan prospek bagi murid yang akan bergabung di AAA ini," tegasnya.

Sementara Kepala Sekolah Angkasa Aviation Academy, Captain Hadi Tranggono mengungkapkan, pihaknya sudah berkiprah di Kota Cirebon sejak tahun 2010 sehingga sudah 12 tahun berada di Bandara Cakrabhuwana. Dahulunya, kata Hadi, AAA lebih dikenal dengan Wings Flying School (WFS).

BACA JUGA:Kelulusan Ujikom Capai 100 Persen

"Sejalan dengan itu sekarang menjadi AAA. Kami sudah cukup lama dan bertahun-tahun berkontribusi dalam penyediaan sumber daya manusia untuk pilot dan mensupply demand penerbang atau pilot di Lion Group. Sampai sekarang juga sudah ada 600 pilot," katanya.

Tentunya ke depan dengan kehadiran para Direktur Operasi dari Lion Group, pastinya akan membuka lebih banyak peluang bagi putra-putri asli Cirebon dan sekitarnya untuk bisa bergabung dan menjadi penerbang handal di Lion Group.

"Dengan dinamisnya perkembangan business Airlines di Indonesia dan khususnya di Lion Group. Pastinya banyak membuka peluang bagi putra-putri daerah yang bercita-cita menjadi penerbang. Ini adalah kesempatan bagi seluruh masyarakat wilayah III Cirebon. Kami ingin berkontribusi lagi sebagai supply pilot di Nasional bahkan internasional," terangnya.

Untuk menjadi penerbang handal juga, kata Hadi, total membutuhkan waktu training selama 18 bulan. Akan tetapi, hal itu juga bisa dicapai dalam waktu kurang lebih 14-16 bulan untuk lulus.

Masih di tempat yang sama, Kepala Bandara Cakrabhuwana Cirebon Capt Megi Hudi Helmiadi menjelaskan pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung pelayanan yang aman dan baik bagi pelatihan penerbangan. Apalagi, pihaknya juga telah berusaha memperbaiki apa yang menjadi kekurangan dari Bandara Cakrabhuwana. (jrl)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: