Komunitas Gamega Peduli Anak Yatim
--
Radarindramayu, INDRAMAYU - Sebanyak 77 anak yatim piatu yang berasal dari dua desa mendapatkan santunan dari Gadingan Mekar Gading (Gamega) Community, Minggu (24/4).
Sebuah komunitas pekerja yang bekerja di luar negeri yang ada di Korea, Taiwan, dan hongkong.
Ketua Gamega Community Indramayu Kaedi mengatakan, Gamega merupakan komunitas pekerja yang bekerja di luar negeri yang berada di Korea, Taiwan dan Hongkong.
Menurut mantan pekerja dari Taiwan ini, komunitas ini terbentuk dari obrolan sederhana antar pekerja luar negeri yang ada di Taiwan. Dari obrolan itu, lanjutnya, tercetus sebuah gagasan untuk menyisihkan sedikit penghasilan untuk diberikan kepada anak yatim piatu.
“Komunitas ini dibentuk tahun 2014. Tahun sebelumnya, kami sudah memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya Desa Gadingan dan Mekar Gading,” terangnya.
Dijelaskan Kaedi, kali ini bentuk santunan yang diberikan kepada anak yatim piatu dari dua desa ini berupa uang.”Dari Desa Mekar Gading 34 anak dan Desa Gadingan 43 anak,” ungkapnya.
Sebagai wadah atau komunitas pekerja migrant,Kaedi berharap kepada rekan yang ada di luar negeri khususnya yang berasal dari Gadingan dan Mekar Gading untuk bisa bergabung dalam Gamega Community.
“Gamega ini sebagai salah satu upayan untuk mempererat silaturahmi bagi pekerja migran asal Indramayu dan bersama-sama membantu masyarakat terutama kaum duafa dan anak yatim piatu,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Gamega Community di luar negeri, Sugeng mengatakan, hingga saat ini anggota Gamega Community mencapai 100 orang yang merupakan pekerja migran yang berada di Taiwan, Hongkong dan Korea. “Tidak menutup kemungkinan kami menerima rekan pekerja migran yang ada di negara lain,” ujarnya.
Terkait bantuan, Sugeng menjelaskan, bantuan diberikan bukan hanya berupa uang tetapi juga sembako juga pernah diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Sugeng berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit membantu dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.
“Jangan melihat besar atau kecilnya bantuan yang kami berikan akan tetapi lihatlah kepedulian kami dalam memberikan bantuan itu,” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

