FKDT Upayakan Vaksinasi Ribuan Guru Madrasah
INDRAMAYU-Dewan Pimpinan Cabag Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Indramayu masih mengupayakan agar seluruh guru Madrasah Diniyah Takmiliyiah Awaliyah (MDTA) tuntas divaksin Covid-19. Tuntasnya vaksinasi agar pelaksananan proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sebanyak 963 MDTA se-Bumi Wiralodra berjalan optimal.
Ketua DPC FKDT Kabupaten Indramayu, Aspuri SAg MPdI menyebut, dari sebanyak 6000-an guru MDTA, diperkirakan baru sekitar setengahnya yang sudah divaksin. Data tersebut akan terus diperbaharui dengan melakukan pendataan secara berkala.
“Mereka yang sudah divaksin umumnya yang juga mengajar di SD maupun SMP atau sekolah formal. Nah yang guru madrasah diniyah murni, kebanyakan belum,” kata dia kepada Radar, Senin (30/8).
Karena itu, pihaknya pun terus mendorong para guru madrasah untuk pro aktif dalam mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan berbagai lembaga. Pun demikian, FKDT akan tetap berupaya melaksanakan vaksinasi masal bagi guru MDTA.
“Kita harapannya para guru madrasah secara mandiri datang ke fasilitas kesehatan untuk divaksin. Tapi kami tetap akan berusaha agar vaksinasi massal bagi guru madrasah bisa tetap dilaksanakan. Sekarang masih terus berkordinasi dengan banyak pihak. Mudah-mudahan bisa secepatnya,” harapnya.
Aspuri menambahkan, hampir semua MDTA se-Kabupaten Indramayu telah melaksanakan PTMT. Sejak keluarnya Surat Edaran Bupati Indramayu dua pekan lalu. Sama seperti sekolah formal, KBM di madrasah juga tetap menerapkan disiplin 5M, membatasi jumlah peserta didik, pengadaan sarpras prokes Covid-19. Pihaknya juga mengimbau semua madrasah menggelar doa secara rutin agar pandemi segera bergakhir.
“Ini menjadi bagian ikhtiar kita dalam pencegahan penyebaran Covid-19 serta menjaga kesehatan warga madrasah,” jelasnya. (kho)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

