SMK Taruna Jalin Sinergi dengan Yamaha

SMK Taruna Jalin Sinergi dengan Yamaha

INDRAMAYU-Sebagai bagian dari implementasi program Link and Match, SMK Taruna Indramayu bekerja sama dengan Yamaha  menggelar servis murah berkualitas khusus sepeda motor di sekolahnya. Kegiatan yang merupakan sinergitas antara dunia pendidikan dengan dunia industri tersebut direspons pula oleh masyarakat umum.

Kepala SMK Taruna Indramayu, Hartono Sudiyantoro SPd mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada 6 Oktober 2021 lalu itu menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolahnya.

“Kami bekerjasama dengan Yamaha dalam kegiatan servis murah sepeda motor. Untuk pelaksanaannya pihak Yamaha menunjuk diler JG Jatibarang sebagai partner kerjasamanya,” jelas Harotono didampingi Kaprodi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Samsul Arifin STrT, Sabtu (16/10).

Hartono menjelaskan, dalam pelaksanaannya tidak hanya diikuti oleh warga sekolah, namun juga mendapat respons positif dari masyarakat umum.

Pada awalnya untuk servis murah itu hanya ditargetkan melayani 10 sepeda motor dalam waktu kurang dari 6 jam. Namun dalam pelaksanaannya bisa melebih target secara maksimal.

“Servis murah itu ditarget 10, ternyata dalam pelaksanaannya sampai 25. Rinciannya, 10 dari warga sekolah dan 15 dari masyarakat umum. Kalau tidak terbatas waktunya mungkin akan lebih banyak lagi,” terangnya.

Selain itu, program kegiatan yang dilaksanakan terdapat muatan penting bagi para siswa. Diantaranya pengenalan teknologi terbaru sepeda motor yang diterapkan oleh Yamaha.

“Dalam kegiatan itu kami berupaya juga untuk memotivasi siswa kami dalam kompetensi TBSM. Mudah-mudahan, tentunya sangat diharapkan juga ana nilai lebih dan manfaat dari kegiatannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hartono mengungkapkan, praktik bagi siswa di sekolah itu, dalam pelaksanaannya mendapat pendampingan dari partner kerjasamanya.

Sehingga, siswa tidak hanya mempraktekan hasil pembelajaran di sekolahnya, juga mendapat ilmu pengetahuan baru. “Siswa tidak dilepas begitu saja dalam melayani servis, tetap ada pendampingan,” katanya.

Hartono menambahkan, program kegiatan tersebut dijadikan agenda rutin yang akan dilaksanakan secara berkala. Sehingga para siswa dipastikan mendapat bekal kemampuan sesuai program studinya agar berdaya saing, baik di dunia industri maupun ketika memilih untuk berwirausaha. “Menciptakan lulusan yang berdaya saing sudah menjadi komitmen kami,” tandasnya. (oet)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: