Gandeng Yamaha, Beri Layanan Service Murah Sepeda Motor

Gandeng Yamaha, Beri Layanan Service Murah Sepeda Motor

Untuk meningkatkan kualitas dan daya saing siswa, SMK PGRI Jatibarang telah mengimplementasikan program link and match. Kegiatannya dalam bentuk layanan service murah sepeda motor bersama Yamaha JG Jatibarang.

UTOYO PRIE ACHDI, Jatibarang

KEGIATAN service kendaraan merupakan sinergitas antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Program kegiatannya menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah yang dikenal dengan sebutan Maydas 159 tersebut.

“Kami bekerjasama dengan Yamaha dalam kegiatan servis murah sepeda motor. Untuk pelaksanaannya pihak Yamaha menunjuk diler Yamaha JG Jatibarang sebagai partner kerjasamanya,” jelas Kepala SMK PGRI Jatibarang Entin Suhartini SSos MA didampingi Kaprodi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Opan Sopandi SPd STrT, Kamis (4/11).

Disampaikan Entin, dalam pelaksanaannya tidak hanya diikuti oleh warga sekolah, juga mendapat respons positif dari masyarakat umum.

Pada awalnya untuk servis murah itu hanya ditargetkan melayani 10 sepeda motor dengan waktu sekitar 6 jam. Namun dalam pelaksanaannya bisa melebih target secara maksimal. “Servis murah ternyata dalam pelaksanaannya melayani 20 unit. Kalau tidak terbatas waktunya mungkin akan lebih banyak lagi. Juga menjual 2 unit baru,” terangnya.

Selain itu, program kegiatan yang dilaksanakan terdapat muatan penting bagi para siswa. Diantaranya pengenalan teknologi terbaru sepeda motor yang diterapkan oleh Yamaha. “Dalam kegiatan itu kami berupaya juga untuk memotivasi siswa kami dalam kompetensi TBSM. Mudah-mudahan, tentunya sangat diharapkan juga ana nilai lebih dan manfaat dari kegiatannya,” ujarnya.

Dipaparkannya, dalam melayani servis, para siswa dari kelas XI program studi TBSM mendapat pendampingan dari mekanik partner kerjasamanya. Sehingga siswa tidak hanya mempraktekan hasil pembelajaran di sekolahnya, juga mendapat ilmu pengetahuan baru. “Siswa tidak dilepas begitu saja dalam melayani servis, tetap ada pendampingan,” katanya.

Program kegiatan tersebut, lanjut Entin, rencananya akan dijadikan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala. Sehingga para siswa dipastikan mendapat bekal kemampuan sesuai program studinya agar berdaya saing, baik di dunia industri maupun ketika memilih untuk berwirausaha.

“Menciptakan lulusan yang berdaya saing sudah menjadi komitmen kami. Apalagi kami berkeinginan menjadikan SMK PGRI Jatibarang sebagai sekolah kejuruan terdepan di Jawa Barat,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: