SBMI Bangga dengan Kebijakan Bupati Nina

SBMI Bangga dengan Kebijakan Bupati Nina

SEMARANG- Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar menjadi pembicara pada kegiatan Festival HAM atau Human Rights Festival di Aula Hotel MG Semarang, Rabu (17/11).

Kegiatan seminar tersebut diselenggarakan oleh The United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang.

Bupati Nina ditunjuk menjadi salah satu narasumber bersama sejumlah tokoh penting Asia Pasifik seperti dari Nepal dan Filipina.

Selain Bupati Nina, narasumber di acara Festival HAM itu adalah Secretart General UCLG Aspac, Dr Bernidia Irawati, Regeional Labour Mobility and Humanevelopment Officer IOM Regional Office Asia Pasific Annie Yunxian Jiang, Direktur Bina Penempatan dan Perlindungan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Rendra Setiawan, Mayor of the Tulsipur Sub Metropolis, Nepal Mr Ghanshyam Pandey, Shruti Narayan (Regional Direktur of C40 South and West Asia Regional Office), serta Maizidah Salas dari Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI).

“Perlindungan hukum bagi keluarga purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi prioritas utama. Salah satunya memberikan pelayanan Dukcapil Mlayu untuk pembuatan akta kelahiran, akta kematian dan kartu identitas anak (KIA),” jelas Nina di hadapan peserta seminar.

Nina menjelaskan, pihaknya juga telah menggulirkan Program Kredit Usaha Warung Cilik (Kruwcil) guna membantu permodalan kepada purna PMI. Mereka mendapat modal usaha tanpa melalui agunan apa pun tapi dapat modal.

Di samping itu, dirinya menggulirkan Program Perempuan Berdikari (Peri) melalui pembekalan keterampilan bagi purna PMI. “Kemudian mereka yang sudah terampil akan diberikan modal supaya memiliki keahlian,” terangnya.

Maizidah Salas, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengaku bangga dengan Bupati Nina yang memberika perlindungan lebih kepada perempuan purna PMI. “Kabupaten Indramayu merupakan kantong PMI terbesar se-Provinsi Jawa Barat,” ujar Maizidah.

Menurutnya, penanganan kasus hukum kepada purna buruh migran, Indramayu dinilai paling bagus apabila dibandingkan dengan daerah lainnya.

“Bupati Indramayu selalu merespons setiap persoalan yang ada. Bahkan, dia terbuka dengan pengurus purna PMI serta terjalin hubungan baik. Hal ini yang membuat SBM mengapresiasi perhatinnya kepada purna PMI,” pungkasnya. (dun)  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: