Sehari, Dua Kali Banjir Rob
INDRAMAYU-Bencana banjir rob kembali mengepung pemukiman penduduk diwilayah pesisir Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur.
Banjir air laut pasang kali ini diperparah dengan curah hujan tinggi dan meluapnya debit air Kali Ciperawan.
Bahkan seperti minum obat, terjangan rob rutin datang dua kali dalam sehari. Pagi dan sore. Karuan saja, aktivitas masyarakat disana menjadi terganggu.
Sampai-sampai, sekolah terpaksa meniadakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Murid-murid belajar di rumah secara online.
Salah seorang warga, Parto mengatakan, banjir rob sudah terjadi sejak sekitar dua pekan lalu. Bersamaan dengan datangnya bulan purnama. Ribuan rumah terendam, merata di semua blok. “Kemarin mah parah banget, sekarang rada mendingan. Rob datang saban pagi dan sore,” kata dia kepada Radar, Rabu (1/12).
Meski ada banjir rob warga tak ada yang mengungsi karena sudah terbiasa. Mereka memilih bertahan di rumah masing-masing sembari mengamankan barang-barang penting.
Walau begitu, orang-orang diminta tetap waspada lantaran banjir rob diprediksi bakal terus terjadi mengingat musim hujan masih berlangsung yang berdampak pada tingginya debit Sungai Ciperawan.
Ketua KUD Misaya Mina Eretan Wetan, Rasgianto menambahkan, rob dan cuaca buruk membuat sebagian besar nelayan turun jangkar. Namun ada pula yang curi-curi waktu berangkat melaut saat cuaca membaik.
“Nelayan memilih menahan diri untuk tidak buru-buru mencari ikan demi keselamatan. Tapi ada saja yang nekad sih. Kami sudah mewanti-wanti agar mereka menjaga keamanan dan keselamatan,” ujarnya. (kho)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

