TPS Kedungwungu Ditata Ulang

TPS Kedungwungu Ditata Ulang

INDRAMAYU-Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan ditata ulang. Penataan kembali tempat sampah yang berlokasi di tepi jalan raya perbatasan Desa Kedungwung-Wanguk mulai dieksekusi, Minggu (5/12).

Satu unit alat berat berupa excavator mini diterjunkan untuk membersihkan tumpukan sampah yang meluber hingga menutupi badan jalan. Dua armada dump truk miliki Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu juga dikerahkan mengangkut sampah ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Camat Anjatan Rory Firmansyah SSTP MSi mengomandoi langsung aksi bersih-bersih yang melibatkan jajaran Pemcam, Pemdes Kedungwungu dan Lempuyang serta pasukan orange dari DLH. Komunitas pemuda Gerakan Kedungwungu Peduli ikut mengambil peran mendukung rencana wal program penataan TPS.

“Rencananya kita akan tata ulang lokasi TPS

Kedungwungu ini. Supaya kondisinya tidak seperti sekarang,” kata Camat Rory.

Semula, ungkapnya, sampah di lokasi TPS Kedungwungu akan direlokasi. Sesuai hasil rapat koordinasi bersama para pihak terkait. Namun, rencana itu tak bisa direalisasikan. Terkendala banyak faktor. Mulai dari minimnya armada pengangkut sampai kesiapan lokasi baru untuk pemindahan sampah.

Sehingga penataan kembali TPS Kedungwungu dinilai paling memungkinkan. Apalagi persoalan utama terjadinya penumpukan sampah adalah tidak tersedianya akses jalan bagi mobil pengangkut sampah. Di samping lokasi TPS yang terbuka.

Kemudian, untuk proses penataan TPS akan dilibatkan Forkopimcam, Pemdes Kedungwungu dan komunitas pemuda GKP. Beragam upaya pun dimaksimalkan guna mengatasi permasalahan sampah yang tidak hanya terjadi di Kecamatan Anjatan saja.

Tokoh masyarakat Kecamatan Anjatan, Isyana memberikan apresiasi upaya penataan TPS Kedungwungu tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat mengendalikan volume sampah serta menggungah kesadaran agar warga sadar diri akan keberadaan sampah yang menumpuk di TPS Kedungwungu.

“Tapi yang lebih penting lagi adalah, sampahnya harus rutin diangkut supaya tidak menumpuk terus. Mengingat volume sampah akan terus tumbuh setiap hari. Dinas terkait mestinya konsisten,” tegasnya. (kho)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: