Hanyut Diterjang Banjir, Swadaya Bangun Jembatan Darurat
Prinsip petani di Desa Bongas, Kecamatan Bongas patut dipuji. Tak mau menunggu bantuan pemerintah daerah apalagi pusat. Mereka memilih swadaya, bergotong royong membangun jembatan darurat. Untuk akses menuju ke sawah.
KHOLIL IBRAHIM, Bongas
AKSES jembatan sangat dibutuhkan untuk mempermudah mereka mengangkut benih semai dan pupuk. Apalagi sebentar lagi memasuki musim tanam rendeng.
Pemerintah Desa Bongas pun tidak tinggal diam. Bantuan digelontorkan untuk pembelian bahan material seperti bambu, kayu dan paku. Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa diterjunkan untuk membantu sekaligus memotivasi petani.
Kuwu Desa Bongas Kadir mengungkapkan, jembatan yang dibangun kembali itu berada di Blok Penaggul Kulon. Perbatasan dengan Desa Wanguk, Kecamatan Anjatan. Sebelumnya hanyut terseret banjir imbas meluapnya sungai Beji pada awal-awal musim penghujan lalu.
“Hampir setiap tahun sejak tahun 2015, jembatan ini kalau musim penghujan tiba pasti hanyut terseret banjir. Lalu dibangun lagi, hanyut lagi, bangun lagi. Terus-terusan sampai sekarang,” katanya di sela memimpin aksi gotong royong, Senin (6/12).
Mendukung percepatan musim tanam rendeng, kerja gotong royong langsung dilakukan petani. Mereka ramai-ramai membangun jembatan darurat sepanjang 50 meter dan lebar sekitar setengah meter. Hanya bisa dilewati pejalan kaki. Pekerjaan selesai dalam satu hari.
Kuwu Kadir mengungkapkan, sejatinya pada tahun 2018 lalu, di lokasi itu akan dibangun jembatan gantung. Dari program aspirasi anggota DPR RI. Survei dan pengukuran sudah dilakukan. Namun entah kenapa tiba-tiba dibatalkan. Rencana pembangunan jembatan gantung dialihkan ke desa lain.
Pun demikian, pihaknya tidak berputus asa. Berharap Pemkab Indramayu mengguyurkan bantuan pembangunan jembatan. Tak harus jembatan gantung, asal motor bisa lewat sudah cukup.
“Menjelang musim panen nanti, rencananya kita bangun jembatan yang lebih layak lagi. Kira-kira motor bisa lewat untuk mengangkut hasil panen. Kalau untuk membangun jembatan darurat sih kami bisa atasi. Tapi untuk pembangunan jembatan yang lebih refresentaif, kami berharap dukungan dari Pemkab Indramayu,” harapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

