Hebel Makin Diminati, Bata Merah Naik Kelas
INDRAMAYU-Penggunaan material bangunan berbobot ringan kini semakin populer. Tidak hanya material baja ringan yang digunakan untuk struktur bangunan rumah. Kini salah satu bahan baku pembuat dinding yaitu bata ringan alias hebel juga semakin diminati. Menyaingi permintaan bata konvensional atau bata merah.
Hebel sejak beberapa tahun terakhir membanjiri toko-toko material di wilayah Kabupaten Indramayu, sampai kepelosok desa. “Ya, sekarang bata hebel makin diminati masyarakat. Yang modalnya pas-pasan bikin rumah sudah mulai menggunakan bata ringan ini,” ucap Ayim tukang bangunan asal Kecamatan Sukra kepada Radar, kemarin.
Tren perpindahan dari material bata merah ke hebel terjadi karena masyarakat menginginkan hunian yang kuat, cepat dan murah. Menggunakan hebel, pembangunan rumah dirasa lebih cepat dibandingkan bata merah dengan jumlah tenaga yang sama.
“Memang harganya lebih mahal. Tapi jika dihitung secara keseluruhan dengan waktu pekerjaan dan tambahan material lain seperti pasir sama semen, biayanya lebih hemat,” sebut dia.
Perajin bata merah, Yadi membenarkan. Adanya pergeseran dari penggunaan bata merah ke hebel di tengah masyarakat. Walau begitu, pihaknya optimis bata merah tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
“Justru dengan maraknya hebel, mampu meningkatkan kelas bata merah. Kesannya bangunan yang menggunakan bata merah itu kokoh dan tidak murahan. Jadi ada peningkatan status juga,” tuturnya sambil tersenyum.
Sejak hebel merebak dijual di toko material, masyarakat semakin mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Karena itu, bata merah tetap bertahan sebab dinilai masih lebih baik.
“Meskipun kita juga tidak tutup mata kalau bata ringan ini memang bisa mempengaruhi penjualan bata merah. Tinggal bagaimana kami para perajin ini minimal mempertahankan kualitas supaya bata merah tetap menjadi pilihan masyarakat. Harganya juga mesti kompetitif dan terjangkau,” terangnya. (kho)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

