Bupati Nina Berhasil Turunkan Angka Stunting Hingga 50 Persen
INDRAMAYU _ Kerja keras Bupati Hj Nina Agustina SH MH CRA, bersama steak holder dalam penanganan stunting di Indramayu, menbuahkan hasil. Dari hasil survei kasus gizi balita versi Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) sampai akhir tahun 2021, angka stunting menurun drastis di angka 14,4 persen.
Perlu diketahui bahwa sebelumnya pada tahun 2019, Indramayu tercatat sebanyak 29,19 persen. Melihat data tersebut di atas, dalam dua tahun terakhir dan Bupati Nina memimpin selama satu tahun jalan.
Menurutnya, Kabupaten Indramayu berhasil menurunkan prevalansi stunting lebih dari 50 persen kasus. \"Alhamdulillah semua berkat kerja keras pemerintah dan masyarakat untuk menekan kasus gizi balita di Kabupaten Indramayu,\" ungkap Bupati Indramayu, Nina Agustina, kepada wartawan.
Sementara itu Deden Bonni Koswara, menyebutkan, berdasarkan data Riskesdas tahun 2018-2019, prevalensi kasus stunting di Kabupaten Indramayu mencapai 29,19 persen, dari total balita yang mencapai 129 ribu. Dengan prevalensi itu, maka jumlah balita stunting mencapai sekitar 40 ribu balita.
Namun Deden mengatakan data itu berbeda dengan data real update hasil bulan penimbangan balita yang dilakukan puskesmas. Hingga Oktober 2021 jumlah balita yang tercatat stunting hanya ada 6.120 balita.
\"Namun, data yang diakui oleh Bappenas adalah Riskesdas. Jadi kami masih menunggu hasil Riskesdas 2023,\" pungkas Deden. (kom/oet)
BACA JUGA:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

