Siswa SMK Maydas 159 dan Alumni Berkesempatan Kuliah Gratis dan Kerja di Jerman

Siswa SMK Maydas 159  dan Alumni Berkesempatan Kuliah Gratis dan Kerja di Jerman

SMK PGRI Jatibarang yang dikenal dengan sebutan Maydas 159 melakukan terobosan program diawal tahun 2022. Melalui bentuk kerjasama dengan Habibie Education Youth, siswa dan alumninya berkesempatan untuk kuliah gratis sekaligus bekerja di Jerman.

UTOYO PRIE ACHDI, Jatibarang

PROGRAM tersebut disosialisasikan kepada siswa dan orang tuanya pada Sabtu (15/1) di sekolah setempat. Dalam program ini, tidak hanya ditawarkan kesempatan, juga peluang emas meraih masa depan yang gemilang.

“Program ini bekerjasama dengan Habibie Education Youth. Bagi yang berminat sudah bisa mendaftarkan diri. Tidak ada persyaratan tinggi badan minimal,” jelas Kepala SMK PGRI Jatibarang, Entin Suhartini SSos MA.

Dikatakan, dengan mengikuti program itu dapat dipastikan bisa meraih banyak impian. Dalam bidang pendidikan akan disandangnya gelar sarjana. Dan pada bidang ekonomi didapatnya dari hasil bekerja. Sehingga dalam program ini ada banyak kesempatan dan peluang mewujudkan mimpi masa depan yang gemilang. “Kuliah gratis juga dapat uang saku,” sebutnya.

Terkait faktor bahasa Jerman yang harus dikuasai, pihaknya akan memberikan pelatihan selama 4-6 bulan dengan tempat di SMK PGRI Jatibarang. Adapun tenaga pengajarnya melibatkan langsung dari Habibie Education Youth.

“Sama dengan program atau orang yang akan bekerja seperti ke Jepang, Korea, Hongkong, Taiwan, dan lainnya. Tetap harus belajar bahasa dulu sesuai negara tujuan. Jadi sekolah kami meskipun di daerah tapi rasa internasional,” ujarnya.

Ketua Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga PGRI (YPLP) Kabupaten Indramayu, Untung Aryanto SPd berharap, program tersebut dapat disambut baik oleh SMA dan SMK di lingkungan PGRI Kabupaten Indramayu seperti yang dilakukan oleh SMK PGRI Jatibarang.

“Hal ini bertujuan agara dapat meningkatkan mutu pendidikan di persekolahan PGRI,” ungkapnya didampingi Sekretaris yang juga Badan Pengawas Harian (BPH) SMK PGRI Jatibarang, Haryono Suhendro ST MA MPd.

DR Mansyur dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan, mendidik anak sangat penting untuk membekali agar masa depannya dapat meraih yang dicita-citakan. Bahkan, ilmu pendidikan bagi anak harus disesuaikan pula dengan perkembangan jaman, karena jaman yang akan dihadapi berbeda dengan jaman orang tuanya. “Dan kebetulan anak saya juga ikut program Habibie Education Youth ini,” sebut pria yang juga Ketua Departemen Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan pada PGRI Pusat ini.

Sementara itu, Founder dari Habibie Education Youth, Ir Nana Saragih menyampaikan, dalam program itu biaya pendidikan selama kuliahnya benar-benar gratis. Disediakan pula tempat tinggal dan makan yang juga tidak bayar, serta mendapat beragam jaminan asuransi.

“Program ini kuliahnya dapat ijazah, karena bukan magang yang hanya dapat sertifikat dari perusahaan. Kuliah bisa lanjut S2,\" ungkapnya.

Selain itu, dalam bekerja diberlakukan paruh waktu. Dan pekerjaan tidak akan sulit didapatkan setelah menyelesaikan jenjang pendidikannya. “Setelah lulus bisa kerja permanen, tidak perlu nyari kerja karena sudah satu program,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: