Jadi Sentra Garam Nasional, Dibangun di Tiga Kecamatan
INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Hj Nina Agustina SH MH CRA, menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Pusat.
Sebelumnya Indramayu menjadi salah satu daerah menyetok beras tingkat nasional.
Kali ini Indramayu menjadi satu dari sembilan kabupaten yang ditetapkan sebagai sentra tambak garam nasional.
Hal ini tidak terlepas dengan dengan kebijakan Bupati Nina.
Keputusan pemerintah tentunya disambut antusias sejumlah pihak. Salah satunya oleh pelaku usaha garam rakyat\"Yang jelas saya bangga dengan dukungan pemerintah.
Dengan Indramayu sebagai sentra garam akan berimbas pada peningkatan perekonomian para pelaku usaha garam rakyat,\"jelas H Maming, petambak garam asal Kecamatan Krangkeng.
BACA JUGA:
- Buya Syakur Hibahkan Tanah kepada Bupati Nina, Luas 9800 Meter Persegi, Sudah Lama Ditempati SMPN 2 Sukagumiwang
- 6 Pemuda Dilatiih, Bupati Siapkan Bekerja di Patimban dan PLTU
Maming menjelaskan, baru di pemerintahan Ibu Nina, pemerintah memberikan perhatian lebih kepada petani garam.
Semoga ini menjadi awal kebangkitan usaha garam rakyat di Indramayu,” tuturnya kepada wartawan Jumat (28/1
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Kumaedi menjelaskan, penetapan Indramayu sebagai sentra tambak garam nasional bukan tanpa alasan.
Berita bersambung di halaman berikutnya:
BACA JUGA:
- Razia Anggota GMBI yang Demo Ricuh, Kapolda Jabar: Lebih Baik Kita Dicopot Tapi Berbuat untuk Kehormatan Polri
- Ketum GMBI Minta Maaf ke Kapolda Jabar, Bilang Begini
- Klarifikasi LBH GMBI: Tidak Mungkin Warga Sipil Berani Serang Kantor Polisi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

